SAMPIT, Supersemar News – Setelah diresmikan Sampit Expo 2026 yang digelar di Stadion 29 November, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dalam peringatan HUT Kotim ke-73, pada Rabu malam, (7/1) lalu oleh Bupati Kotim, Halikinnor.

Sampit Expo ini dimulai pada 07-14 Januari 2026. Kegiatan ini juga sebagai pembangkit ekonomi rakyat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif berkelanjutan, sekaligus bentuk komitmen pemerintah daerah Kabupaten Kotim dalam kontribusi nyata pencapaian visi dan misi provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)

Dalam hal ini, salah satu pengunjung, Halim (32), menyampaikan keluhannya setelah parkir kendaraan roda dua di Sampit Expo 5 ribu.

“Saya sudah dua kali mengunjungi ke Sampit Expo, disitu saya daerah parkir lain cuma 2 ribu, kenapa hari ini beda wilayah, didepan Indomaret atau sekitar J&T biayanya 5 ribu. Lahan parkir saya liat ini seperti masih memasuki wilayah jalan umum juga,“ kata Halim pada Sabtu (10/1/2026) malam.

Ia juga mengatakan, bahwa parkiran di area stadion 29November Sampit masih banyak tarifnya cuma 2 ribu. Karena Halim mengatakan sudah parkir diwilayah lain cuma bayar 2 ribu beberapa malam lalu.

“Saya terkejut setelah meninggalkan kendaraan, dan dipanggil oleh tukang parkir tersebut “Bayar parkirnya 5 ribu” kata tukang parkir kepada saya. Disitu saya langsung terkejut. Kira sama bayarnya dengan parkiran lain sebesar 2 ribu,“ ucap Halim dengan muka yang sedikit cemberut.

Halim juga menyampaikan, adanya Sampit Expo 2026 dari pemerintah daerah Kotim harus benar-benar meninjau parkiran biaya untuk pengendara roda dua yang ia alami tidak sesuai dengan parkiran wilayah lain. Biaya 5 ribu tersebut menurutnya kurang efektif atau tidak sesuai dengan tarif normal seperti biasa, jelas Halim

“Saya kira parkiran sama semua untuk diacara Sampit Expo 2026 cuma 2 ribu. Ternyata masih ada yang memanfaatkan situasi dengan tarif parkir motor bayar 5 ribu,“ tambah Halim.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Kotim, H. Dadang Samsu mengatakan. “Semoga pihak dinas terkait yang ada di Kotim memantau adanya biaya parkir diwilayah stadion tidak sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh pihak Dishub,“ tutup H. Dadang.
(Fauji)