Prasasti Batu Tulis, lengkap dengan jejak kaki Prabu Surawisesa dan tulisan aksara kuno, menjadi saksi bisu kejayaan Kerajaan Pajajaran di Bogor. (Tangkapan layar: Channel YouTube Al-Ikhlas402).

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Prasasti Batu Tulis, yang berada di Jalan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Bogor yang wajib dikunjungi.

Peninggalan Kerajaan Pajajaran

Situs ini merupakan peninggalan Kerajaan Pajajaran yang dibangun pada 1533 M oleh Prabu Surawisesa, untuk mengenang ayahnya, Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi. Lokasi ini resmi menjadi cagar budaya yang dilindungi Pemerintah Kota Bogor.

Di kompleks situs, pengunjung bisa melihat batu tapak bekas kaki Prabu Surawisesa, meja batu sesaji, batu Menhir (untuk mengikat kuda), dan batu Lingga sebagai sandaran raja saat penobatan.

Simbol Kekuatan dan Perlindungan

Menurut juru kunci, prasasti ini menggunakan aksara Pallawa atau Sunda Wiwitan. Kepercayaan masyarakat menyebutkan, batu ini menyimpan kekuatan Prabu Siliwangi dan menjadi benteng gaib bagi negara. Konon, batu ini mampu melemahkan musuh dan melindungi rakyat.

Ditemukan VOC dan Diteliti Belanda

Prasasti ini ditemukan oleh pasukan VOC Adolf Winkler pada 15 Juni 1690 dan diteliti oleh Thomas Stamford Raffles. Kini, prasasti ini menjadi destinasi sejarah yang ramai dikunjungi wisatawan, pelajar, dan peneliti budaya.

Untuk wisatawan yang ingin mengetahui lebih lanjut, situs ini bisa menjadi pintu masuk mempelajari warisan kerajaan Sunda dan nilai sejarah Bogor. Lokasi ini juga sering menjadi tujuan studi sejarah lokal oleh sekolah dan universitas.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana