RS Polri kesulitan identifikasi jasad korban kebakaran Glodok

- Jurnalis

Minggu, 19 Januari 2025 - 20:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Rumah Sakit Polri Kramat Jati menyatakan kesulitan melakukan identifikasi jenazah korban kebakaran di gedung Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, karena kondisi jasadnya yang terbakar parah dan sulit dikenali secara visual,

“Jadi, kesulitan yang dihadapi pertama adalah kondisi korban yang terbakar parah, sehingga sulit dikenali secara visual,” kata Kabid Disaster Victim Identification (DVI) Rodokpol Pusdokkes Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Fauzi di Jakarta, Minggu.

Kemudian, lanjut dia, kejadian ini merupakan “open disaster” yang membuat siapa yang jadi korban jumlahnya berapa masih belum jelas karena ini lokasi tempat umum, yang siapa saja bisa masuk ke dalam lokasi kejadian.

Dia berpendapat bisa saja korban yang hilang jumlahnya lebih dari 14 orang karena tidak menutup kemungkinan ada korban lain di lokasi dan keluarga mereka tidak melapor karena tidak sadar.

“Kami sudah menerima delapan kantong jenazah dan dilakukan pemeriksaan Ante Mortem,” kata Ahmad.

Selain itu, pihaknya juga mengambil data post mortem dari 14 keluarga yang melaporkan keluarga mereka hilang selepas kejadian kebakaran tersebut.

Setelah hasil pemeriksaan DNA keluar, kata dia, pihaknya akan melakukan rekonsiliasi melakukan pencocokan data Ante Mortem dengan Post Mortem.

“Jika hasil sudah ada kecocokan, maka kami akan segera umumkan,” ujarnya.

Dia menuturkan, petugas akan melakukan pemeriksaan dan pengambilan DNA dari bagian-bagian yang ada di kantong jenazah. Bisa saja dari satu kantong itu bagian tubuh dari beberapa orang maupun bisa jadi satu orang, ucapnya.

Baca juga: 8 kantong jenazah korban kebakaran Glodok Plaza sudah dievakuasi ke RS Polri

Baca juga: Delapan kantong jenazah bukan berarti delapan jenazah korban

Tim DVI membutuhkan waktu satu hingga dua pekan atau lebih untuk memastikan hasil identifikasi korban kebakaran ini.

“Biasanya lebih lambat karena kondisi barang bukti yang dibawa ke laboratorium DNA kondisinya juga sulit,” kata dia

Ia mengaku dalam melakukan proses identifikasi sarana prasarana dan sumber daya manusia yang ada di RS Polri Kramat Jati sangat lengkap.

“Yang jadi kendala adalah data ante mortem ini yang harus didalami,” kata dia.

(Antara)(SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tembus Asap Tebal, Kapolres Katingan Turun Hadapi Sijago Merah di Pasar Kasongan
Rumah di Baamang Hilir Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
Nahas, Sepeda Motor Terbakar Usai Isi Pertamax di SPBU RTA Milono
Kantor DPMPTSP Kalteng Terbakar, Lantai Dua Hangus Tak Bersisa
Dua Rumah Hangus Terbakar di Jalan Tjilik Riwut, Kerugian Capai Ratusan Juta
Ledakan Sumur Gas Pertamina Subang, Dua Pekerja Terluka
Rumah dan Mobil Terbakar di Baamang Hulu, Satu Orang Luka-Luka
Kebakaran di PLTD Baamang, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 16:26 WIB

Tembus Asap Tebal, Kapolres Katingan Turun Hadapi Sijago Merah di Pasar Kasongan

Minggu, 28 September 2025 - 08:57 WIB

Rumah di Baamang Hilir Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Selasa, 9 September 2025 - 13:00 WIB

Nahas, Sepeda Motor Terbakar Usai Isi Pertamax di SPBU RTA Milono

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 06:38 WIB

Kantor DPMPTSP Kalteng Terbakar, Lantai Dua Hangus Tak Bersisa

Kamis, 7 Agustus 2025 - 13:30 WIB

Dua Rumah Hangus Terbakar di Jalan Tjilik Riwut, Kerugian Capai Ratusan Juta

Berita Terbaru