Tentara Israel lanjutkan operasi militer di Jenin, Tepi Barat

- Jurnalis

Rabu, 22 Januari 2025 - 23:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jenin – Tentara Israel melanjutkan operasi militernya pada hari kedua di Kota Jenin, Tepi Barat, pada Rabu.

Mereka menyerbu sejumlah permukiman di kamp pengungsi Jenin dan melepaskan tembakan di beberapa lokasi di kawasan itu, menurut saksi mata.

Suara tembakan dan ledakan terdengar ketika buldoser-buldoser Israel menghancurkan infrastruktur dan pertokoan di kamp tersebut, kata para saksi.

Sedikitnya 10 warga Palestina tewas dan 40 lainnya luka-luka dalam operasi militer Israel pada Selasa, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Menurut militer Israel, operasi militer “Tembok Besi” di Jenin diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari.

Baca Juga :  Alvin Tedjo, Keturunan Minang Terpilih Wali Kota Kanada

Media Israel melaporkan bahwa operasi tersebut merupakan sang pemimpin, Benjamin Netanyahu, untuk menenangkan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, yang menentang kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza.

Menurut laporan surat kabar Yedioth Ahronoth, Netanyahu berjanji kepada Smotrich untuk melancarkan serangan di Jenin sebagai imbalan atas kesediaannya bertahan di pemerintahan.

Ketegangan meningkat di seluruh wilayah pendudukan Tepi Barat akibat perang genosida Israel di Jalur Gaza.

Perang tersebut telah menewaskan sedikitnya 47.000 warga Palestina, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 110.700 lainnya sejak 7 Oktober 2023.

Baca Juga :  Persib Bandung Comeback 2-1 atas Melbourne, Lolos 16 Besar ACL 2

Di Tepi Barat, Israel telah membunuh sedikitnya 870 warga Palestina dan melukai lebih dari 6.700 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan antara Israel dan kelompok perlawanan Hamas mulai diberlakukan pada 19 Januari, yang menghentikan agresi Israel di wilayah kantong Palestina itu.

Pada Juli, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel selama beberapa dekade di Palestina ilegal, dan Israel dituntut untuk mengosongkan semua permukiman yang didirikannya di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

(Antara)(SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persib Bandung Comeback 2-1 atas Melbourne, Lolos 16 Besar ACL 2
Alvin Tedjo, Keturunan Minang Terpilih Wali Kota Kanada
Prediksi Inggris vs Kroasia: Debut Tuchel di Piala Dunia 2026
Inggris Tiru Mental Juara Argentina untuk Wujudkan Mimpi Juara Piala Dunia 2026
TNI-SAF Perkuat Intelijen dan Latihan Militer Bersama 2026
Prabowo Tinggalkan Paris, Gestur Hangat ke Pengawal Prancis
Israel Bombardir Lebanon, 56 Tewas Sehari, Timur Tengah Memanas
China Luncurkan Shenzhou-23, Target Kuasai Bulan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:36 WIB

Persib Bandung Comeback 2-1 atas Melbourne, Lolos 16 Besar ACL 2

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Alvin Tedjo, Keturunan Minang Terpilih Wali Kota Kanada

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:33 WIB

Prediksi Inggris vs Kroasia: Debut Tuchel di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

Inggris Tiru Mental Juara Argentina untuk Wujudkan Mimpi Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:31 WIB

TNI-SAF Perkuat Intelijen dan Latihan Militer Bersama 2026

Berita Terbaru