OKI tolak rencana pemindahan warga Palestina dari Jalur Gaza

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2025 - 21:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ankara – Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada Senin (27/1) menolak rencana pemindahan warga Palestina dari Jalur Gaza.

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu lalu menyerukan untuk “membersihkan” Jalur Gaza dan merelokasi warga Palestina ke Yordania dan Mesir, menyebut wilayah tersebut sebagai “lokasi pembongkaran.”

Perang genosida yang dilancarkan Israel di wilayah itu sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 47.000 warga Palestina dan meninggalkan Gaza dalam kehancuran total.

Rencana pemindahan warga Palestina itu dinilai OKI sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan,” demikian pernyataan resmi organisasi tersebut.

Baca Juga :  Persib Bandung Comeback 2-1 atas Melbourne, Lolos 16 Besar ACL 2

OKI kembali menyerukan “penarikan penuh pasukan pendudukan Israel, pengiriman bantuan kemanusiaan yang memadai ke seluruh wilayah Gaza, serta bantuan bagi warga yang mengungsi untuk kembali ke rumah mereka.”

Berkantor pusat di Jeddah, OKI menekankan pentingnya memberikan kesempatan kepada pemerintah Palestina untuk menjalankan tanggung jawabnya dalam menjaga persatuan wilayah Palestina, termasuk Jalur Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur.

OKI juga menyerukan pelaksanaan program “bantuan darurat, pemulihan ekonomi, dan rekonstruksi” bagi warga Palestina, serta menegaskan kembali “dukungan tak tergoyahkan terhadap hak rakyat Palestina atas tanah dan situs suci mereka.”

Baca Juga :  Alvin Tedjo, Keturunan Minang Terpilih Wali Kota Kanada

Organisasi tersebut mendesak masyarakat internasional untuk mengambil tanggung jawab dalam mewujudkan solusi dua negara guna mengakhiri pendudukan Israel atas wilayah Palestina yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Usulan Trump tersebut muncul sepekan setelah kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan di Gaza mulai berlaku pada 19 Januari. Yordania dan Mesir juga telah menolak rencana pemindahan tersebut.

(Antara)(SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persib Bandung Comeback 2-1 atas Melbourne, Lolos 16 Besar ACL 2
Alvin Tedjo, Keturunan Minang Terpilih Wali Kota Kanada
Prediksi Inggris vs Kroasia: Debut Tuchel di Piala Dunia 2026
Inggris Tiru Mental Juara Argentina untuk Wujudkan Mimpi Juara Piala Dunia 2026
TNI-SAF Perkuat Intelijen dan Latihan Militer Bersama 2026
Prabowo Tinggalkan Paris, Gestur Hangat ke Pengawal Prancis
Israel Bombardir Lebanon, 56 Tewas Sehari, Timur Tengah Memanas
China Luncurkan Shenzhou-23, Target Kuasai Bulan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:36 WIB

Persib Bandung Comeback 2-1 atas Melbourne, Lolos 16 Besar ACL 2

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Alvin Tedjo, Keturunan Minang Terpilih Wali Kota Kanada

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:33 WIB

Prediksi Inggris vs Kroasia: Debut Tuchel di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

Inggris Tiru Mental Juara Argentina untuk Wujudkan Mimpi Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:31 WIB

TNI-SAF Perkuat Intelijen dan Latihan Militer Bersama 2026

Berita Terbaru