Trump sebut Microsoft berminat membeli TikTok

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2025 - 21:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebutkan bahwa Microsoft merupakan salah satu perusahaan yang berminat mengambil alih kendali TikTok untuk membantu aplikasi itu menghindari pelarangan.

“Saya akan mengatakan ya,” kata Trump pada Senin (27/1) malam waktu setempat ketika ditanya apakah Microsoft adalah salah satu perusahaan yang tertarik untuk membantu mewujudkan kepemilikan baru TikTok dalam upaya memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Kongres supaya bisa tetap difungsikan di Amerika Serikat.

Menurut laporan Associated Press yang dikutip dalam siaran South China Morning Post pada Selasa, Trump menyampaikan bahwa perusahaan-perusahaan lain juga tertarik membeli TikTok, tetapi dia tidak mau menyebutkan perusahaan apa saja yang dimaksud.

“Saya suka perang penawaran karena Anda membuat kesepakatan terbaik Anda,” kata Trump.

Microsoft menolak pemintaan tanggapan mengenai pernyataan Trump. Perwakilan TikTok juga belum merespons permintaan tanggapan.

Baca Juga :  Persib Bandung Comeback 2-1 atas Melbourne, Lolos 16 Besar ACL 2

Baca juga: Beijing minta akusisi bisnis TikTok sesuai prinsip pasar

Baca juga: Trump tanda tangani perintah eksekutif penundaan pelarangan TikTok

Salah satu kebijakan pertama Trump setelah menjadi presiden adalah memperpanjang tenggat TikTok untuk mewujudkan kepemilikan baru aplikasi selama 75 hari, dari 19 Januari 2025 menjadi 4 April 2025.

Trump mengatakan bahwa dia sedang mencari perusahaan Amerika Serikat yang akan mengakuisisi 50 persen saham TikTok, perusahaan yang dimiliki oleh ByteDance yang berbasis di China.

Pekan lalu, perusahaan rintisan kecerdasan buatan Perplexity AI dilaporkan mengajukan proposal kepada ByteDance yang akan memungkinkan pemerintah Amerika Serikat memiliki hingga 50 persen dari entitas baru yang menggabungkan Perplexity dengan bisnis TikTok di Amerika Serikat menurut seseorang yang mengetahui masalah tersebut.

Beberapa investor lain, termasuk miliarder Frank McCourt dan mantan menteri keuangan Trump Steven Mnuchin, menyampaikan secara terbuka keinginan mereka untuk membeli platform TikTok di Amerika Serikat.

Baca Juga :  Alvin Tedjo, Keturunan Minang Terpilih Wali Kota Kanada

Trump juga mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan “banyak orang” secara pribadi tentang kepemilikan perusahaan itu.

Setelah undang-undang yang memaksa TikTok menjual bisnisnya di Amerika Serikat ditandatangani oleh Presiden Joe Biden pada April 2024, ByteDance menyatakan tidak berencana menjual platform tersebut dan berusaha melawan undang-undang di pengadilan selama berbulan-bulan.

Anggota parlemen dan pejabat di Amerika Serikat mengutarakan kekhawatiran mengenai potensi ancaman keamanan nasional karena TikTok dimiliki oleh perusahaan Tiongkok. Mereka juga mengemukakan potensi manipulasi pada platform yang digunakan oleh lebih dari 170 juta pengguna di Amerika Serikat itu.

Baca juga: TikTok diduga blokir kata “Free Palestine” di kolom komentar

Baca juga: Meta berusaha memikat pembuat konten TikTok dengan berbagai tawaran

(Antara)(SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persib Bandung Comeback 2-1 atas Melbourne, Lolos 16 Besar ACL 2
Alvin Tedjo, Keturunan Minang Terpilih Wali Kota Kanada
Prediksi Inggris vs Kroasia: Debut Tuchel di Piala Dunia 2026
Inggris Tiru Mental Juara Argentina untuk Wujudkan Mimpi Juara Piala Dunia 2026
TNI-SAF Perkuat Intelijen dan Latihan Militer Bersama 2026
Prabowo Tinggalkan Paris, Gestur Hangat ke Pengawal Prancis
Israel Bombardir Lebanon, 56 Tewas Sehari, Timur Tengah Memanas
China Luncurkan Shenzhou-23, Target Kuasai Bulan
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:36 WIB

Persib Bandung Comeback 2-1 atas Melbourne, Lolos 16 Besar ACL 2

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Alvin Tedjo, Keturunan Minang Terpilih Wali Kota Kanada

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:33 WIB

Prediksi Inggris vs Kroasia: Debut Tuchel di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

Inggris Tiru Mental Juara Argentina untuk Wujudkan Mimpi Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:31 WIB

TNI-SAF Perkuat Intelijen dan Latihan Militer Bersama 2026

Berita Terbaru