Kirab Budaya Cap Go Meh 2025 di Cirebon Semakin Meriah

- Jurnalis

Kamis, 6 Februari 2025 - 11:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kirab Budaya Cap Go Meh akan kembali digelar di Kota Cirebon.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Cirebon – Pada 12 Februari 2025, warga Cirebon merayakan Cap Go Meh dengan menggelar kirab budaya spektakuler.

Pertama, Richard Dharma Perkasa, Sekretaris Panitia Cap Go Meh, mengumumkan acara internal berupa doa bersama dimulai pukul 10.00 WIB. Kemudian, Vihara Dewi Welas Asih menjadi titik awal arak-arakan pada pukul 14.00 WIB.

Kemudian, Pihak panitia mengarak 15 patung dewa dan dewi dengan menggunakan Joli. Secara rinci, 6 patung berasal dari Vihara Dewi Welas Asih, 2 patung dari Vihara Boen San Tong, dan 9 patung dari vihara di Arjawinangun, Sindanglaut, Jatibarang, serta Indramayu.

Baca Juga :  Amran Bidik Buka Lahan hingga 2 Juta Ha Demi Dorong BBM E20 2029

Selanjutnya, Para peserta arak-arakan melewati Jalan Pasuketan, Jalan Pekiringan, Perujakan, Pagongan, Karanggetas, Panjunan, Jagabayan, Winaon, Kanoman, Talang, Kebumen, dan Yos Sudarso sebelum kembali ke Vihara Dewi Welas Asih.

Kemudian, Prajurit dari tiga keraton—Kasepuhan, Kacirebonan, dan Kanoman—bergabung dalam arak-arakan. Selain itu, arak-arakan menampilkan replika ogoh-ogoh setinggi 3 meter serta berbagai kesenian, seperti barong sai, liong, dan karakter Sun Go Kong.

Selanjutnya, Pj Wali Kota Cirebon, H. Agus Mulyadi, akan membuka acara. Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, juga dijadwalkan hadir bersama Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, meskipun kehadiran gubernur masih bersifat tentatif.

Baca Juga :  Pimpinan UE Sambut Baik Kesepakatan Keamanan AS dengan Greenland dan Denmak

Kemudian, Pada malam sebelum perayaan, tepatnya 11 Februari 2025, panggung pentas kesenian di halaman parkir Vihara Dewi Welas Asih akan menampilkan tarian topeng, tarian klasik Tionghoa, barongsai, Wushu, dan Taichi.

Akhirnya, panitia Cap Go Meh meminta maaf atas potensi kemacetan dan mengimbau masyarakat untuk mencari jalur alternatif.

Dengan demikian, Cap Go Meh 2025 di Cirebon tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga menghadirkan inovasi menarik bagi warga dan wisatawan.

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru