Elon Musk sepakat dengan gagasan agar AS keluar dari PBB, NATO

- Jurnalis

Minggu, 2 Maret 2025 - 13:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Moskow – Elon Musk, miliarder Amerika Serikat dan penyandang dana utama untuk kampanye 2024 bagi Presiden Donald Trump, sepakat dengan gagasan agar pemerintah AS keluar dari keanggotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Sebelumnya pada akhir Februari, Partai Republik di Senat AS mengajukan rancangan undang-undang yang meminta agar AS menarik diri sepenuhnya dari PBB.

Dokumen tersebut menyerukan penghentian semua pendanaan AS untuk organisasi tersebut dan melarang keterlibatan AS dalam misi penjaga perdamaian PBB.

Baca Juga :  Alvin Tedjo, Keturunan Minang Terpilih Wali Kota Kanada

Sementara pada Sabtu (1/3), Senator Partai Republik Mike Lee, di beberapa unggahan dalam X, menyerukan Washington untuk menarik diri pula dari NATO.

“Saya sepakat,” kata Musk di X pada Sabtu malam sebagai tanggapan atas unggahan dari komentator politik AS Gunther Eagleman, yang menyatakan sudah waktunya bagi AS “meninggalkan NATO dan PBB.”

Segera setelah menjabat pada 20 Januari 2025, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif mengenai penarikan keanggotaan negaranya dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena ketidakadilan dalam kebijakan pendanaan WHO.

Baca Juga :  Persib Bandung Comeback 2-1 atas Melbourne, Lolos 16 Besar ACL 2

Trump juga berulang kali mengkritik Eropa karena rendahnya kontribusi yang diberikan terhadap kemampuan pertahanan NATO dan menuntut semua negara anggota meningkatkan belanja pertahanan hingga lima persen dari PDB masing-masing negara.

Sementara masih pada Februari, pengusaha dan pelaku siniar asal AS Patrick Bet-David mengatakan kepada kantor berita RIA Novosti bahwa Trump mengabaikan sekutu NATO di Eropa karena kepala negara AS itu “bukan pendukung kerja-kerja NATO.”

(Antara)(SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persib Bandung Comeback 2-1 atas Melbourne, Lolos 16 Besar ACL 2
Alvin Tedjo, Keturunan Minang Terpilih Wali Kota Kanada
Prediksi Inggris vs Kroasia: Debut Tuchel di Piala Dunia 2026
Inggris Tiru Mental Juara Argentina untuk Wujudkan Mimpi Juara Piala Dunia 2026
TNI-SAF Perkuat Intelijen dan Latihan Militer Bersama 2026
Prabowo Tinggalkan Paris, Gestur Hangat ke Pengawal Prancis
Israel Bombardir Lebanon, 56 Tewas Sehari, Timur Tengah Memanas
China Luncurkan Shenzhou-23, Target Kuasai Bulan
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:36 WIB

Persib Bandung Comeback 2-1 atas Melbourne, Lolos 16 Besar ACL 2

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Alvin Tedjo, Keturunan Minang Terpilih Wali Kota Kanada

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:33 WIB

Prediksi Inggris vs Kroasia: Debut Tuchel di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

Inggris Tiru Mental Juara Argentina untuk Wujudkan Mimpi Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:31 WIB

TNI-SAF Perkuat Intelijen dan Latihan Militer Bersama 2026

Berita Terbaru