Kapolda: Pertikaian di Puncak Jaya sebabkan sembilan orang meninggal

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 20:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jayapura – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare mengatakan akibat pertikaian antar pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya menyebabkan sembilan orang meninggal dunia dan 428 orang terluka,

Dilaporkan sebanyak 179 bangunan dibakar termasuk satu gedung SD Pruleme serta satu kantor balai desa Trikora.

Selain itu tercatat 28 unit kendaraan bermotor dibakar baik roda empat maupun roda dua, kata Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare di Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya , Papua Tengah, Selasa.

Dijelaskan, dampak pertikaian itu juga mengakibatkan 1.933 orang mengungsi ke berbagai lokasi termasuk di Mapolres Puncak Jaya dan Kodim 1714 Puncak Jaya.

Untuk menciptakan kedamaian di wilayah itu aparat keamanan juga melakukan razia dan menyita berbagai senjata tajam tradisional dan senjata api jenis senapan angin.

Pertikaian antara dua kelompok pendukung paslon di pilkada Puncak Jaya itu terjadi sejak tanggal 5 Pebruari lalu, maka Polda Papua Tengah bersama aparat keamanan melakukan tindakan kepolisian guna menghentikan konflik dan melakukan penangkapan terhadap enam kepala perang.

Baca Juga :  Kapolri Suyudi Rotasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

“Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan dan apabila terbukti sebagai penanggung jawab ataupun kepala perang maka akan ditetapkan sebagai tersangka ,” kata Brigjen Pol Alfred Papare seraya mengakui Gubernur Papua Tengah juga telah melakukan mediasi dan kesepakatan dengan paslon nomor urut 1 dan nomor urut 2 .

Baca Juga :  Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Ini Harapan Supersemar News

Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, menambahkan pihaknya terus mengimbau agar masyarakat menghentikan pertikaian dan bagi kedua massa pendukung paslon yang bukan berdomisili di Kota Mulia agar segera kembali ke kampungnya masing-masing.

” Kami dari TNI-POLRI dan Pemerintah Daerah Puncak Jaya akan terus melakukan razia sampai situasi kamtibmas kembali kondusif, dan berharap pertikaian dan pembakaran tidak terjadi kembali karena akan dilakukan penegakan hukum terhadap masyarakat yang melanggar ” Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara.

(Antara)( SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA
Duta Besar Palestina Ajak Masyarakat Jakarta Hadiri Budayantara Fest 2026
HUT Ke-81 TNI, Purn TNI Deni Heryanto: Pengabdian Prajurit Harus Selalu Bersama Rakyat
HUT TNI ke-81: Yusuf dan Jhansen Tegaskan TNI Bersama Rakyat
Kapolri Suyudi Rotasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti
Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Ganti Sigit
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Ini Harapan Supersemar News
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Jejak Sang Seniman
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:47 WIB

SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:32 WIB

Duta Besar Palestina Ajak Masyarakat Jakarta Hadiri Budayantara Fest 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:01 WIB

HUT Ke-81 TNI, Purn TNI Deni Heryanto: Pengabdian Prajurit Harus Selalu Bersama Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:02 WIB

HUT TNI ke-81: Yusuf dan Jhansen Tegaskan TNI Bersama Rakyat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Kapolri Suyudi Rotasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

Berita Terbaru

Berita utama

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:10 WIB