Ketua PN Jaksel Ditangkap, C. Suhadi : Langkah Berani Kejagung Dalam Penegakan Hukum

- Jurnalis

Minggu, 13 April 2025 - 14:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Penangkapan Ketua PN Jaksel adalah langkah berani Kejagung, dan ini sejalan dengan tekad Ketua MA yang baru: arahkan ke jalan benar, atau kita binasakan.” — C. Suhadi

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta, Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Muhammad Arif Nuryanta (MAN). Selain MAN, penyidik juga membawa beberapa orang lain di antaranya WG, yaitu panitera muda perdata pada Pengadilan Negeri Jakarta Utara, serta MS dan AR yang berprofesi sebagai advokat.

Dugaan Suap dalam Perkara CPO

Penangkapan tersebut mengejutkan banyak pihak karena yang bersangkutan tertangkap atas dugaan tindak pidana korupsi terkait perkara saat MAN masih menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia diduga menerima suap atas vonis onslag (bebas) dalam perkara korupsi ekspor Crude Palm Oil (CPO) atau bahan baku minyak goreng.

Apresiasi dari Advokat Senior

Menanggapi hal itu, advokat senior sekaligus Koordinator Tim Hukum Merah dari Relawan Prabowo Gibran, C. Suhadi, memberikan apresiasi kepada Kejagung.

“Kita juga mengapresiasi apa yang dilakukan Kejaksaan Agung atas penangkapan Ketua PN Jakarta Selatan. Selain MAN, penyidik juga membawa beberapa orang lain di antaranya WG, panitera muda perdata PN Jakut serta MS dan AR yang berprofesi sebagai advokat,” katanya di Jakarta, Minggu (13/4/2025).

Penindakan Tegas dan Harapan pada KMA Baru
Suhadi menegaskan, jika ada unsur korupsi, hukum harus ditegakkan. Ia mengecam praktik “pelicin” dalam kasus besar dan mendukung langkah tegas Ketua MA baru membenahi peradilan.

Baca Juga :  Polisi Bermanfaat, Masyarakat Terbantu, Kapolda Metro Jaya Beri Penghargaan kepada Tiga Personel

Penindakan Tegas dan Harapan pada KMA Baru

Suhadi menyatakan bahwa bila memang ada unsur korupsi, maka penindakan hukum harus dilakukan sebagaimana mestinya. Ia menyoroti kebiasaan praktik “pelicin” dalam kasus besar, dan menyambut baik tekad Ketua Mahkamah Agung (KMA) yang baru dalam memperbaiki dunia peradilan.

“Mestinya bukan hanya penangkapan kali ini saja. Dalam perkara besar, impossible tidak ada transaksinya. Ini yang sedang diperangi oleh Ketua MA yang baru,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suhadi menjelaskan bahwa dirinya menaruh harapan besar pada KMA baru agar penegakan hukum dapat berjalan tanpa embel-embel uang dalam proses mencari keadilan.

“Pertama, beliau adalah orang lurus. Saya tertarik dengan semboyannya: ‘kita arahkan (hakim) ke jalan benar, kalau tidak bisa kita binasakan’,” ucap Suhadi, mengutip sikap tegas Ketua MA yang baru.

Hapus Budaya Setor dan Loyalitas Salah Kaprah

Menurutnya, budaya setor dan loyalitas uang kepada atasan harus dihapus. KMA saat ini menolak budaya itu dan siap membenahi pengadilan dari dalam.

Baca Juga :  SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA

Langkah Awal Menuju Zero KKN

Suhadi menambahkan, penangkapan Ketua PN Jaksel ini bisa menjadi cerminan sekaligus langkah awal untuk membasmi praktik-praktik korupsi.

“Ke depan jangan ada lagi praktik demikian,” katanya berharap.

Ia juga berharap semangat penegakan hukum tanpa KKN diterapkan juga kepada Ketua-Ketua Muda MA dan para Hakim Agung.

“Karena dengan begitu, masalah penegakan hukum akan lebih cepat tercapai. Malu dengan irah-irah ‘Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa’, sementara moralnya tidak demikian,” pungkasnya.

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/Rifay Marzuki

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru