Foto sejumlah wali murid pada saat mendatangi Kepala Sekolah dan meminta pertanggungjawaban.

Sampit, Supersemar News – Belakangan ini Kota Sampit dihebohkan dengan adanya permasalahan dugaan penggelapan uang tabungan siswa-siswi yang terjadi di sekolah TK Kemala Bhayangkari 18 Sampit yang beralamat di Jl. Yos Sudarso, Kel. Mentawa Baru Hulu, Kec. Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Penggelapan uang tabungan siswa di duga dilakukan oleh bagian Tata Usaha (TU) dan pihak lainnya.

Menurut informasi dari salah satu wali murid bahwa tabungan uang itu di bagikan pada saat sebelum perpisahan atau sesudah perpisahan.

Siswa-siswi menabung setiap hari dengan nominal sesuai kemampuan orang tuanya.

Pada saat menjelang perpisahan ternyata uang tabungan itu di duga telah terpakai oleh Bagian Tata Usaha (TU).

Sejumlah wali murid tidak terima dengan permasalahan tersebut dan akhirnya mendatangi Kepala Sekolah untuk meminta pertanggungjawaban dari pihak sekolah.

Namun dari pihak sekolah belum ada kejelasan terkait permasalahan itu, hanya saja janji yang tidak pasti.

“Beberapa waktu yang lalu sudah meminta penjelasan dari Kepala Sekolah, namun jawabannya tidak pasti dan janji akan diganti semua uang itu, tetapi siapa yang akan mengganti belum jelas,” Ujar salah satu wali murid yang tidak mau disebutkan namanya pada saat di konfirmasi oleh tim media Supersemar News lewat WhatsApp, Sabtu (14/6/2025).

“Jadi tidak ada kepastiannya, karena Bagian Tata Usaha (TU) di duga telah melarikan diri, karena sudah tidak lagi terlihat di sekolah,” Tambahnya.

Harapan wali murid permasalahan ini agar segera diselesaikan dengan baik, karena itu sudah jelas menyalahi aturan dan telah melanggar hukum.

(Redaksi)