Plt Direktur Utama Jamkrindo melakukan kegiatan edukasi anti perundungan dan kekerasan seksual serta memberikan bantuan, Rabu (25/6).

JAKARTA, Supersemar News – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menyelenggarakan program “Jamkrindo Inspiratrip: 1 Hari 1.000 Inspirasi” untuk anak-anak panti asuhan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Program ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Jamkrindo dalam pilar pendidikan dan kepedulian perusahaan terhadap kelompok rentan.

Pada Rabu, 25 Juni 2025, kegiatan ini digelar serentak di 9 Kantor Wilayah Jamkrindo dan diikuti oleh total 495 anak dari berbagai panti asuhan. Anak-anak diajak melakukan kunjungan ke berbagai tempat inspiratif seperti museum, pos pemadam kebakaran, dan ruang bermain edukatif. Mereka juga diajak untuk bermain sambil belajar, menjelajahi pengetahuan, dan berinteraksi secara sosial dalam suasana menyenangkan namun penuh makna.

Plt Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk perayaan ulang tahun perusahaan, tetapi juga bagian dari komitmen jangka panjang Jamkrindo dalam membangun masyarakat yang inklusif. “Kami percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan pengalaman yang membangun semangat, rasa percaya diri, dan mimpi masa depan. Melalui Jamkrindo Inspiratrip, kami ingin hadir lebih dekat dengan anak-anak dan memberikan ruang inspirasi,” ujar Abdul Bari.

Program Jamkrindo Inspiratrip juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya TPB 4: Pendidikan Berkualitas.

Melalui pendekatan yang menyenangkan dan penuh interaksi, anak-anak didorong untuk berani bermimpi dan memiliki semangat belajar serta mengenal dunia di luar lingkungan sehari-hari mereka.

Selain melakukan program inspiratrip, Jamkrindo juga melakukan kegiatan edukasi anti perundungan dan kekerasan seksual serta memberikan bantuan berupa seragam sekolah dan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti laptop kepada sejumlah panti asuhan.

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan akses belajar anak-anak secara digital serta mendukung kegiatan pendidikan mereka sehari-hari, pungkasnya.

(Fauji)