Serangan AS ke Iran: Pentagon Ungkap Detil Tanpa Bukti Fordow

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025 - 19:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth berbicara lantang di Pentagon, membela klaim Trump soal serangan ke fasilitas nuklir Fordow Iran meski tanpa bukti baru.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Pentagon mengungkap detil baru serangan ke Iran, namun belum menyajikan bukti kuat bahwa fasilitas nuklir Fordow telah “dihancurkan total” seperti klaim Presiden Donald Trump.

Klaim Trump Jadi Sorotan

Menteri Pertahanan Pete Hegseth dalam konferensi pers justru menegaskan kemarahan terhadap media yang menuntut bukti. Ia menuduh pers mengabaikan keberhasilan Trump meyakinkan NATO meningkatkan anggaran pertahanan hingga 5% PDB pada 2035. Padahal, klaim ini telah banyak diberitakan, namun justru tertutup oleh kontroversi soal Iran.

Baca Juga :  Polisi Bermanfaat, Masyarakat Terbantu, Kapolda Metro Jaya Beri Penghargaan kepada Tiga Personel

Penjelasan Teknis dari Militer

Jenderal Dan Caine, pejabat militer tertinggi, menjelaskan bahwa dua ahli dari Defense Threat Reduction Agency (DTRA) telah mempelajari situs Fordow selama 15 tahun. Mereka merancang serangan presisi menggunakan bom bunker buster melalui ventilasi bawah tanah.

Caine menyebut seluruh bom yang dijatuhkan pesawat B-2 mengenai target dan berfungsi sesuai rencana. Ia juga memutar rekaman uji coba senjata penghancur bunker. Meski begitu, Caine tak menyebutkan hasil serangan ke fasilitas Natanz dan Isfahan.

Baca Juga :  Suahasil Buka Suara soal Dirjen Minta Batalkan Perombakan Pejabat Era Purbaya

Evaluasi Masih Berlangsung

Caine menyarankan publik menunggu hasil evaluasi kerusakan secara menyeluruh. Namun, justru klaim Trump yang terburu-buru menyebut Fordow “dihancurkan total” menjadi penyebab badai politik ini muncul.

Kesimpulan

Tanpa bukti baru, publik diminta bersabar menanti hasil penyelidikan lebih lanjut. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi apakah fasilitas nuklir Fordow benar-benar lumpuh total.

SupersemarNewsTeam
Sumber :
CNN
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru