Dedi Mulyadi Stop 26 Izin Tambang di Bogor Sementara

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 08:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMAR NEWS – Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi menghentikan sementara 26 izin usaha pertambangan di wilayah Parung Panjang, Rumpin, dan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Kebijakan ini berlaku sejak 26 September 2025 hingga waktu yang belum ditentukan.

Surat Resmi Penghentian Tambang

Dalam surat bernomor 7920/ES.09/PEREK yang ditandatangani Dedi Mulyadi, tercantum perintah penghentian aktivitas tambang. Langkah ini diambil karena kegiatan pertambangan masih menimbulkan masalah serius, seperti polusi udara, kemacetan, kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan, hingga potensi kecelakaan lalu lintas.

Kepala Dinas Kominfo Jawa Barat, Adi Komar, membenarkan keputusan tersebut saat dikonfirmasi pada Sabtu (27/9).

Baca Juga :  Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Jejak Sang Seniman

Tata Kelola Belum Sesuai Aturan

Menurut surat edaran, tata kelola pertambangan dan rantai pasok belum sesuai dengan peraturan perundangan. Oleh karena itu, perusahaan diwajibkan menghentikan operasional dan melaporkan pembenahan tata kelola sebelum kembali beroperasi.

“Diminta kepada saudara menghentikan sementara kegiatan usaha pertambangan sejak 26 September 2025 sampai dengan terpenuhinya ketentuan yang berlaku,” tulis perintah tersebut.

Daftar 26 Izin Tambang yang Dihentikan

Penghentian ini menyasar 26 perusahaan tambang di tiga kecamatan, antara lain:

  • Rumpin: PT Karya Citra Quarindo, PT Musika Purbantara Utama, PT Lola Lauttimur, PT Solusi Bangun Beton, CV Aneka Sri, PT Lotus SG Lestari.
  • Cigudeg: PT Windoe Andesit Utama, PT Gunung Mas Jaya Indah, PT Meganta Batu Sampurna, PT Aloma Wangi, PT Sudamanik, PT Wijaya Karya Beton, PT Batu Sarana Persada, hingga PT Mega Mas Corporindo.
  • Parung Panjang: PT Sofa Nugraha.
Baca Juga :  Jelang HUT ke-81 TNI, Puspom TNI Perkuat Kesiapan Pengamanan Wallakir

Dampak Sosial dan Lingkungan

Keputusan ini disambut perhatian publik. Aktivitas tambang di wilayah Bogor selatan memang kerap menjadi sorotan karena berdampak pada kualitas lingkungan hidup dan keselamatan masyarakat.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menegaskan pentingnya kepatuhan regulasi bagi setiap perusahaan yang mengelola usaha berdampak luas terhadap masyarakat.

Dengan adanya penghentian ini, diharapkan perusahaan tambang segera membenahi tata kelola sesuai peraturan pemerintah agar bisa beroperasi kembali.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Berita Terbaru