
LAMANDAU,Supersemar news – Pemerintah Kabupaten Lamandau membuka pelatihan peningkatan kapasitas bagi kepala desa dan pejabat kepala desa se-Kabupaten Lamandau tahun 2025, di Aula Mess Desa Lamandau pada Selasa (30/9/2025) lalu. kegiatan tersebut berlangsung 3 hari sampai pada kamis (2/10)
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, membuka kegiatan secara resmi. Pelatihan ini dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, serta seluruh kepala desa dan pejabat kepala desa.
Kegiatan digelar melalui kerja sama Pemerintah Daerah dengan Kodim 1017/Lamandau. Tujuannya, membentuk kepemimpinan desa yang kuat, berkarakter, serta menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Bupati Rizky menegaskan bahwa kegiatan ini penting untuk memperkuat karakter dan integritas kepala desa. Ia juga berharap pelatihan dapat menjadi ruang bertukar pengalaman dan mempererat sinergi antardesa.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang pelatihan, tapi juga ruang untuk saling belajar, memperkuat koordinasi, dan membangun kolaborasi antarkepala desa,” kata Rizky di sela sambutannya.
Rizky menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung kegiatan, terutama jajaran Kodim 1017/Lamandau. Ia berharap semangat bela negara yang ditanamkan prajurit TNI bisa menginspirasi para kepala desa dalam menjalankan tugas.
“Semangat juang dan disiplin dari rekan-rekan TNI bisa menjadi contoh bagi para kepala desa dalam memimpin dan melayani masyarakat,” tambahnya.
Ketua panitia pelaksana, Kapten Sis Hendri, menyebut pelatihan semacam ini penting diterapkan di seluruh kabupaten. Menurutnya, kegiatan ini membantu kepala desa memperkuat mental, meningkatkan kemampuan mengambil keputusan, serta menumbuhkan semangat juang bela negara.
“Banyak manfaat yang didapat. Kepala desa akan lebih tangguh menghadapi situasi mendesak dan lebih siap mengambil keputusan yang tepat,” ujar Sis Hendri.
Pelatihan peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi para kepala desa untuk terus belajar, beradaptasi, dan memperkuat tata kelola pemerintahan desa ke arah yang lebih profesional.
(Lisbet Sitorus)
