SAMPIT, Supersemar News – Kasus pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur. Kali ini, satu unit sepeda motor milik warga dilaporkan hilang di kawasan Jalan Delima 5, Kecamatan Ketapang, Sampit, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban, Haji Erna, mengatakan peristiwa terjadi saat dirinya baru pulang dari pengajian dan singgah sebentar di rumah untuk melaksanakan salat Dhuha.

Saat itu, korban memarkirkan sepeda motornya di luar pagar rumah karena hanya berniat singgah dalam waktu singkat.

“Sepeda motor saya taruh di depan pagar rumah setelah datang dari pengajian. Saya mau salat Dhuha sebentar,” ujar Haji Erna kepada wartawan Supersemar news.

Namun, setelah selesai beribadah, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat.

“Setelah salat Dhuha saya mau keluar rumah lagi, saya kaget motor sudah tidak ada di depan,” tambahnya.

Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya mengaku sempat melihat seorang pria yang diduga sebagai pelaku melintas di depan warungnya sambil mendorong sepeda motor.

“Saya melihat seorang pria mendorong sepeda motor lewat di depan warung saya,” ujarnya.

Saksi tersebut baru menyadari adanya dugaan pencurian setelah korban datang ke warungnya dan menceritakan kejadian yang dialaminya.

Ia kemudian sempat berupaya melakukan pengejaran, namun terduga pelaku tidak berhasil ditemukan.

“Setelah dua jam berselang, korban datang dan bilang motornya hilang. Saya kaget, ternyata pria yang saya lihat itu diduga pelaku. Saya sempat kejar, tapi tidak ketemu,” katanya.

Peristiwa ini telah dilaporkan ke Polsek Ketapang. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta menelusuri keberadaan sepeda motor yang hilang.

(Red)