Proyek peningkatan Jalan Wengga Metropolitan di Sampit tampak mengalami retak di beberapa titik, Kamis (9/10/2025)

SAMPIT,Supersemar news- Proyek peningkatan Jalan Wengga Metropolitan (WMP) 31 di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), yang menelan anggaran sekitar Rp2,25 miliar dari APBD 2025, menuai sorotan warga. Pasalnya, betonisasi yang baru rampung dikerjakan tampak mengalami keretakan di beberapa titik.

Berdasarkan Pantauan di lokasi pada Kamis (9/10/2025) memperlihatkan sedikitnya enam titik coran beton retak memanjang. Beberapa bagian permukaan jalan juga terlihat terkelupas. Kondisi ini terjadi meski proyek baru saja selesai dikerjakan dalam hitungan hari.

Sejumlah warga sekitar mengaku telah memperhatikan retakan itu sejak proyek hampir selesai dikerjakan. “Kerusakan sempat diperbaiki oleh pihak pelaksana. Ada beberapa titik coran beton yang retak, padahal belum dilalui kendaraan bermotor,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga lainnya juga berharap instansi terkait dapat melakukan pengawasan terhadap kualitas pekerjaan proyek tersebut.

“Kami tentu mengapresiasi pembangunan jalan ini karena sangat dibutuhkan warga. Namun kami juga sedikit kecewa, sebab baru rampung sudah muncul retakan. Proyek dengan anggaran sebesar itu seharusnya diawasi secara lebih maksimal,” ujar dia, yang juga minta dirahasiakan namanya.

Proyek peningkatan jalan ini dikerjakan oleh CV. Triple Antang Perkasa, berdasarkan Surat Perjanjian Kontrak Nomor 900/064/KTRK-PPK/DPKPP-KT/VII/2025 tertanggal 8 Juli 2025. Masa pelaksanaan pekerjaan adalah 90 hari kalender hingga 5 Oktober 2025.

Pekerjaan ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) yang dikelola oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Kalteng.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV. Triple Antang Perkasa enggan memberikan penjelasan kepada media ini, setelah wartawan mencoba mempertanyakan adanya keretakan coran beton jalan tersebut kepada salah satu pekerja proyek.

(red)