Paduan konsumsi omega-3 dan olahraga bermanfaat bagi kesehatan mulut

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 08:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Sebuah studi terkini yang diterbitkan dalam Scientific Reports mengungkapkan bahwa aktivitas fisik teratur seperti berolahraga yang dikombinasikan dengan konsumsi suplemen omega-3 dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan mengurangi keparahan peradangan akar gigi.

Kondisi peradangan akar gigi yang dimaksud adalah periodotitis apikal kronis, yang biasanya paling sering dipicu oleh gigi berlubang yang tidak dirawat dan ketika tidak ditangani biasanya bakteri menyebabkan infeksi dan pengeroposan tulang di sekitar gigi. Dilaporkan oleh Scitechdaily, Jumat (17/10), laporan itu menjadi bukti pertama bahwa konsumsi asupan omega-3 dan olahraga ringan dapat secara signifikan mengurangi peradangan yang terkait dengan periodontitis apikal.

Pendekatan gabungan itu membantu memperlambat penyebaran bakteri, meminimalkan degradasi tulang, menyeimbangkan pelepasan molekul inflamasi, dan meningkatkan aktivitas fibroblas, sel-sel yang penting untuk membangun dan memelihara jaringan.

Studi ini juga menyoroti hubungan dua arah antara periodontitis apikal dan beberapa kondisi sistemik. Penyakit seperti diabetes, sindrom metabolik, arteriosklerosis, dan penyakit ginjal dapat memperburuk infeksi mulut, sementara peradangan pada apeks gigi pada gilirannya dapat memperparah gangguan ini.

“Ini adalah kondisi yang mungkin tidak disadari oleh pasien karena sifatnya yang kronis, tetapi, dapat berkembang dan menyebabkan kerusakan tulang dan mobilitas gigi. Selain itu, dalam situasi tertentu, seperti penurunan kekebalan tubuh, kondisi ini dapat menjadi akut sehingga pasien mulai merasakan nyeri, nanah terbentuk di lokasi, dan wajah dapat membengkak,” kata seorang profesor di Fakultas Kedokteran Gigi Araçatuba di Universitas Negeri São Paulo (FOA-UNESP) di Brasil Rogério de Castilho.

Castilho mengawasi penelitian ini dan didukung oleh Yayasan Penelitian Sao Paulo Brasil (FAPESP).

Sebagai penulis pertama dari studi ini, Ana Paula Fernandes Ribeiro menjelaskan percobaan dilakukan pada tikus. Tikus yang mengalami latihan fisik saja sudah menghasilkan perbaikan sistemik yang mengatur respons imun lokal.

“Bila dikombinasikan dengan suplementasi, hal ini semakin mengurangi kondisi destruktif akibat patologi endodontik,” kata Ana.

Secara lebih rinci, dalam penelitian itu ada 30 tikus yang diinduksi periodontitis dan peneliti membaginya menjadi tiga kelompok terdiri dari kelompok yang tidak mendapatkan intervensi, kelompok kedua melakukan program berenang selama 30 hari, dan kelompok ketiga melakukan program berenang disertai konsumsi omega-3.

Kelompok yang hanya berenang menunjukkan hasil yang lebih baik daripada kelompok kontrol yang tidak diobati.

Namun, kelompok yang menjalani suplementasi omega-3 dan dikombinasikan dengan olahraga fisik mampu mengatur respons imun dan pengendalian infeksi dengan lebih baik.

Sementara tikus yang tidak menerima perawatan apa pun memiliki kadar sitokin yang sedang, tikus yang berolahraga memiliki kadar yang lebih rendah, dan tikus yang mengonsumsi suplemen memiliki kadar terendah.

Selain memiliki kadar sitokin yang lebih rendah, kelompok yang berolahraga memiliki lebih sedikit osteoklas, sel yang menyerap jaringan tulang, yang mengindikasikan pengeroposan tulang. Hasilnya bahkan lebih baik pada kelompok yang mengonsumsi omega-3, menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan hewan yang tidak menerima perlakuan apa pun.

Pemindaian mikro-CT rahang menunjukkan bahwa hewan yang berenang mengalami kehilangan volume tulang alveolar, yang melapisi gigi, yang lebih sedikit dibandingkan hewan dalam kelompok kontrol. Kehilangan volume tersebut bahkan lebih sedikit lagi pada kelompok yang diberi suplemen.

Bagi peneliti, temuan itu memberikan bukti baru tentang manfaat aktivitas fisik dan omega-3 bagi sistem kekebalan tubuh,terkhusus berdampak lebih nyata bagi kesehatan mulut.

“Untuk mengetahui apakah hal yang sama berlaku pada manusia, kita memerlukan studi klinis dengan jumlah pasien yang signifikan. Namun, selain banyaknya manfaat yang telah terbukti dari olahraga fisik dan konsumsi omega-3, ini merupakan bukti penting lainnya,” ujar Castilho.

(Antara)( SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Graduation BFBL Sidoarjo Batch 13 Angkat Karsa Nusantara
Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi
Kabut Asap HSU: APINDO Bagikan 1.000 Masker Gratis ke Siswa!
Anniversary ke-33 KGB Dorong Budaya Sepeda Sehat di Jakarta 2026
Bareskrim Bongkar Bahaya Whip Pink, Pengguna Alami Lumpuh
Lukisan Gua Muna Pecahkan Rekor Dunia, Tertua di Bumi
Manfaat Kikil Kaya Kolagen Menurut Pakar IPB, Ini Batas Aman Konsumsinya
Resep Es Teler Sehat Tanpa Santan dan Gula, Takjil Favorit Ramadhan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:29 WIB

Graduation BFBL Sidoarjo Batch 13 Angkat Karsa Nusantara

Jumat, 11 September 2026 - 17:26 WIB

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Kabut Asap HSU: APINDO Bagikan 1.000 Masker Gratis ke Siswa!

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Anniversary ke-33 KGB Dorong Budaya Sepeda Sehat di Jakarta 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:06 WIB

Bareskrim Bongkar Bahaya Whip Pink, Pengguna Alami Lumpuh

Berita Terbaru

Berita utama

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:10 WIB