Jakarta ,Sejumlah bank perekonomian rakyat (BPR) di Indonesia berhenti beroperasi di indonesia.
Melansir dari laman resmi lps.go.id, Sabtu (12/10/2024), Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan ada 6-7 BPR tutup lantaran adanya kesalahan manajemen.
Salah satunya adalah PT BPR Nature Primadana Capital yang terletak di Kabupaten Bogor.Selain itu, LPS mengimbau nasabah PT BPR Nature Primadana Capital untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi melakukan hal yang bisa menghambat pembayaran klaim penjaminan dan likuidasi.
Daftar Bank TutupSementara itu, berikut daftar 14 BPR yang ditutup tahun ini:
1.BPR Wijaya Kusuma (Pencabutan izin: 4 Januari 2024).
2.BPRS Mojo Artho Kota Mojokerto (Perseroda) (Pencabutan izin: 26 Januari 2024).
3.BPR Usaha Madani Karya Mulia (Pencabutan izin BPR sejak 5 Februari 2024).
4.BPR Pasar Bhakti Sidoarjo (Pencabutan izin: 16 Februari 2024).
5.BPR Purworejo (Pencabutan izin: 20 Februari 2024).
6.BPR EDC Cash (Pencabutan izin: 27 Februari 2024 lalu).
7.BPR Aceh Utara (Pencabutan izin: 4 Maret 2024).
8.PT BPR Sembilan Mutiara (Pencabutan izin: 2 April 2024).
9.PT BPR Bali Artha Anugrah (Pencabutan izin: 4 April 2024).
10.PT BPRS Saka Dana Mulia (Pencabutan izin: 19 April 2024).
11.BPR Dananta (Pencabutan izin: 30 April 2024).
12.BPR Bank Jepara Artha (Pencabutan izin: 21 Mei 2024).
13.BPR Lubuk Raya Mandiri (Pencabutan izin: 23 Juli 2024).
14.BPR Nature Primadana Capital (Pencabutan izin: 13 September 2024).
(Sumber NKRIpost)(SupersemarNews) #bankbangkrut#banktutup#bankrugi#bank #perbankan#likuidasi#bankbpr
