Buruh Bangunan Asal Bandung Barat Hilang Misterius di Serpong

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Foto Jamaludin (29), buruh bangunan asal Bandung Barat yang dilaporkan hilang di Serpong, Tangerang sejak 23 Februari 2026. Keluarga meminta bantuan masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaannya untuk segera melapor ke pihak berwajib.

Dilaporkan Hilang Sejak 23 Februari 2026, Keluarga Minta Bantuan Publik

SUPERSEMAR NEWS — Kasus orang hilang kembali mengemuka dan menyita perhatian publik. Seorang pria bernama Jamaludin (29), buruh bangunan asal Kampung Liung Gunung, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, dilaporkan menghilang secara misterius saat bekerja di kawasan Serpong, Tangerang.

Hingga Rabu, 24 Februari 2026, pihak keluarga menyatakan tidak menerima kabar apa pun dari korban. Nomor telepon tidak aktif, komunikasi terputus, dan keberadaan Jamaludin tidak diketahui. Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam dan mendorong keluarga untuk meminta bantuan masyarakat luas.

Berangkat Kerja, Tak Pernah Kembali

Berdasarkan penuturan keluarga, Jamaludin berangkat dari kampung halaman menuju Serpong untuk bekerja sebagai buruh bangunan proyek. Keberangkatan tersebut berlangsung normal tanpa tanda-tanda mencurigakan. Namun, sejak hari itu pula, korban tidak pernah memberikan kabar.

Biasanya, Jamaludin dikenal rajin menghubungi keluarga, meski hanya melalui pesan singkat. Akan tetapi, sejak tanggal tersebut, seluruh upaya komunikasi tidak mendapatkan respons. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa telah terjadi sesuatu di luar kebiasaan.

“Anak kami tidak pernah hilang kontak selama ini. Kalau sampai berhari-hari tanpa kabar, itu tidak biasa,” ujar salah satu anggota keluarga dengan suara bergetar.

Ciri-Ciri Korban Diperjelas untuk Memudahkan Pencarian

Untuk mempercepat proses pencarian, keluarga menyampaikan ciri-ciri fisik dan pakaian terakhir yang dikenakan korban, agar masyarakat dapat mengenali jika melihat Jamaludin di suatu tempat.

Baca Juga :  Pakde Slamet: 10 Tahun Bersama Tukul Arwana, Ini Pelajaran Hidupnya!

Identitas Korban:

  • Nama: Jamaludin
  • Usia: 29 tahun
  • Tinggi badan: ±155 cm
  • Pekerjaan: Buruh bangunan

Ciri Pakaian Terakhir:

  • Kaos/baju berkerah warna merah
  • Celana pendek

Alamat Lengkap:

  • Kp. Liung Gunung
  • Desa Sirnagalih
  • Kecamatan Cipongkor
  • Kabupaten Bandung Barat

Informasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat, petugas keamanan, maupun relawan sosial dalam mengidentifikasi dan melacak keberadaan korban.

Keluarga Belum Lapor Polisi, Ini Alasannya

Menariknya, hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga belum secara resmi melaporkan kasus ini ke kepolisian. Alasannya bukan karena kelalaian, melainkan karena kondisi psikologis keluarga yang masih sangat terpukul.

Namun demikian, keluarga menegaskan bahwa mereka terbuka dan siap bekerja sama dengan pihak kepolisian serta instansi terkait demi keselamatan Jamaludin.

Sebagai langkah awal, keluarga memilih untuk menyebarkan informasi secara luas melalui media dan jejaring sosial, sembari mengumpulkan petunjuk awal dari masyarakat.

Seruan Terbuka untuk Masyarakat

Keluarga Jamaludin secara terbuka memohon bantuan publik. Siapa pun yang merasa melihat, bertemu, atau mengetahui informasi sekecil apa pun terkait Jamaludin, diminta segera menghubungi keluarga atau aparat setempat.

Langkah ini dinilai krusial untuk:

  • Mencegah kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan
  • Mempercepat proses penelusuran lokasi terakhir korban
  • Mengumpulkan informasi awal sebelum laporan resmi dibuat
Baca Juga :  Sambut HUT ke-81 TNI, Danpasmar 2 Gelar Konferensi Pers Kejuaraan Tinju Sabuk Emas Panglima TNI 2026

Fenomena Buruh Bangunan Rentan Hilang di Kota Besar

Kasus Jamaludin bukan satu-satunya. Data menunjukkan bahwa pekerja sektor informal, khususnya buruh bangunan, termasuk kelompok rentan mengalami kehilangan kontak, terutama di wilayah urban padat seperti Jabodetabek.

Faktor-faktor yang kerap memicu kondisi ini antara lain:

  • Mobilitas tinggi
  • Minimnya kontrak kerja resmi
  • Tinggal di lokasi proyek
  • Keterbatasan akses komunikasi

Oleh karena itu, kasus ini sekaligus menjadi peringatan sosial bagi para pekerja dan keluarga untuk memperkuat sistem komunikasi dan pencatatan identitas kerja.

Langkah yang Disarankan Jika Melihat Korban

Apabila masyarakat melihat seseorang dengan ciri-ciri serupa Jamaludin, berikut langkah yang disarankan:

  1. Pastikan keselamatan pribadi
  2. Catat lokasi dan waktu penemuan
  3. Hubungi keluarga atau kepolisian terdekat
  4. Jangan menyebarkan informasi palsu

Penegasan: Pencarian Masih Terbuka dan Mendesak

Hingga saat ini, keberadaan Jamaludin masih menjadi tanda tanya besar. Tidak ada saksi yang memastikan lokasi terakhir korban secara pasti. Oleh karena itu, pencarian ini bersifat terbuka, mendesak, dan membutuhkan kepedulian kolektif.

SUPERSEMAR NEWS menegaskan bahwa informasi ini akan terus diperbarui secara berkala, seiring masuknya data baru dari keluarga, masyarakat, maupun pihak berwenang.

Solidaritas Publik Sangat Dibutuhkan

Kasus orang hilang bukan sekadar angka statistik. Ia adalah tentang nyawa, keluarga, dan harapan. Keluarga Jamaludin berharap, dengan bantuan publik, korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Masyarakat diimbau untuk tidak acuh, karena satu informasi kecil bisa menjadi kunci besar dalam menyelamatkan seseorang.***(SB)

SupersemarNewsTeam

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru