
JAKARTA, Supersemar News – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara melakukan peninjauan langsung ke kawasan lahan milik PT KAI di wilayah Tanah Abang, Jakarta, yang selama ini diketahui dikuasai oleh pihak ketiga, meskipun status kepemilikannya telah memiliki kekuatan hukum tetap.
Dalam kunjungan tersebut, suasana sempat memanas ketika Ara bertemu dengan Rosario de Marshal alias Hercules, sosok yang selama ini disebut-sebut memiliki pengaruh di kawasan tersebut. Hercules terlihat berbicara dengan nada tinggi sambil menunjuk-nunjuk, menyampaikan pendapatnya terkait status lahan yang menjadi sengketa.
Meski demikian, di hadapan Menteri Ara, Hercules menyatakan sikapnya yang terbuka dan siap menyerahkan lahan tersebut apabila benar terbukti merupakan milik negara. Pernyataan itu menjadi sorotan karena menunjukkan adanya peluang penyelesaian konflik secara damai tanpa harus melalui proses panjang di lapangan.
Ara sendiri menegaskan bahwa pemerintah akan bertindak tegas dalam menertibkan aset negara yang dikuasai secara tidak sah. Ia juga memastikan bahwa langkah peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset negara, khususnya untuk kepentingan masyarakat luas seperti pembangunan hunian dan kawasan permukiman yang lebih tertata.
Selain itu, Ara menambahkan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum dan instansi terkait, akan terus dilakukan guna memastikan proses pengambilalihan berjalan sesuai aturan. Pemerintah berharap langkah ini dapat menjadi contoh dalam penertiban aset negara lainnya di berbagai daerah.
Kejadian ini pun menjadi perhatian publik, mengingat kawasan Tanah Abang merupakan salah satu titik strategis di ibu kota yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Pemerintah berkomitmen untuk menata ulang kawasan tersebut agar lebih tertib, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
(Dasen CM)
