SupersemarNews, Jakarta — Polda Metro Jaya menggelar Tactical Wall Game (TWG) bersama TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan sejumlah instansi terkait, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus mematangkan strategi pengamanan dalam menghadapi berbagai kegiatan masyarakat di wilayah Jakarta.
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati dan dilindungi. Namun, pelaksanaannya perlu tetap memperhatikan keamanan, ketertiban, serta kepentingan masyarakat luas.
Menurut dia, pengamanan kegiatan masyarakat membutuhkan kesiapan personel, perencanaan yang matang, dan komunikasi yang efektif antarlembaga. Karena itu, melalui Tactical Wall Game, seluruh unsur yang terlibat menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi agar setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi secara tepat.
Polda Metro Jaya juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam mengawal penyampaian aspirasi. Penghormatan terhadap hak demokrasi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait diharapkan mampu menghadirkan pengamanan yang profesional, proporsional, serta berorientasi pada pelayanan publik. Dengan demikian, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara aman, sementara aktivitas sosial dan ekonomi di Jakarta tetap berlangsung lancar.
Melalui kolaborasi lintas instansi tersebut, Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan hak warga negara dan pemeliharaan keamanan bersama.Bersama menjaga demokrasi, bersama menjaga keamanan.













Komentar