Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Jubir Gerindra: Menhut Layak Direshuffle Presiden

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

JAKARTA, Supersemar News – Partai Gerindra menilai Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni layak untuk dilakukan evaluasi secara serius menyusul adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berdampak ke masyarakat. Partai Gerindra juga tak menyoal jika evaluasi itu berujung pada reshuffle kursi Menhut.

Hal ini disampaikan Juru Bicara (Jubir) Partai Gerindra, Kamrusammad dalam agenda Debat Terbuka: ‘2 Tahun Pemerintahanan Prabowo-Gibran’ Menakar Capaian, Tantangan, dan Arah Kebijakan Pemerintahan.

“Saya menilai memang kita perlu mengusulkan kepada Presiden untuk mengevaluasi secara sungguh-sungguh menteri kehutanan,” kata Kamrussamad di acara yang digelar di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2026).

Kamrussamad menilai, evaluasi terhadap Menteri Kehutanan diperlukan untuk menindaklanjuti persoalan karhutla, terutama terkait lemahnya pengawasan di wilayah rawan kebakaran. Kamrussamad menyebut, terdapat empat faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya karhutla.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu

Pertama, aktivitas manusia yang menggunakan api untuk membuka lahan pertanian maupun perkebunan. Menurut dia, metode pembakaran dipilih karena dianggap lebih murah dan cepat, tetapi berisiko memicu kebakaran yang tidak terkendali.

“Kenapa hal ini dipilih? Kami lihat karena mereka merasa lebih murah, lebih cepat, dan inilah yang kemudian menimbulkan kebakaran yang tidak terkendali,” ujarnya.

Kedua, faktor iklim dan cuaca ekstrem, termasuk musim kemarau panjang dan fenomena El Nino yang meningkatkan kerentanan hutan serta lahan terhadap kebakaran.

Ketiga, kerusakan ekosistem gambut akibat pengeringan lahan melalui pembangunan kanal maupun perubahan fungsi lahan. Kondisi tersebut membuat kebakaran sulit dipadamkan karena api dapat merambat di bawah permukaan tanah dan menghasilkan asap dalam jumlah besar. Keempat, lemahnya pengawasan dan tata kelola lahan, khususnya di wilayah yang rawan mengalami kebakaran.

Baca Juga :  Polresta Banjarmasin Siap Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih dan Karhutla

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menanggapi pernyataan Kamrussamad dengan menanyakan apakah Partai Gerindra setuju jika Raja Juli dievaluasi dan diganti.

“Jadi setuju ya Bang, untuk Bang Raja Juli itu dievaluasi dan diganti ya?” tanya Nailul.

Kamrussamad menjawab bahwa evaluasi terhadap Menteri Kehutanan sangat diperlukan. Ia juga menyatakan dukungan jika Presiden Prabowo memutuskan melakukan pergantian menteri.

“Jadi saya merespons sangat serius tentang, kalau benar presiden ingin mengganti, ya kita semua aminkan. Amin,” ucap Kamrusammad.

Sumber : SINDONews Nasional

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

5 Kapolda Lulusan Akpol 1992 Rekan Satu Angkatan Wakapolri Komjen Wahyu Hadiningrat
Perselisihan Pembuatan Sekat Karhutla di Kelurahan Pager Berlanjut Mediasi
Dua Pria di Banjarmasin Ditangkap Diduga Bawa Ratusan Obat Zenith dan Sajam
Polresta Banjarmasin Siap Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih dan Karhutla
Kapolres Kotim Gelar Kumpul Bersama Masyarakat Kelurahan Baamang Barat
Polda Metro Jaya Sita Lebih dari 7 Juta Butir Obat Keras Ilegal, 16 Orang Diamankan
Respons Cepat Polsek Tambora, Polisi Selamatkan Pasutri Korban Insiden KDRT di Pekojan
Study Tour ke Ragunan Berujung Duka, Anak PAUD Gunung Kaler Tewas Terlindas Bus
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:30 WIB

5 Kapolda Lulusan Akpol 1992 Rekan Satu Angkatan Wakapolri Komjen Wahyu Hadiningrat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Perselisihan Pembuatan Sekat Karhutla di Kelurahan Pager Berlanjut Mediasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Dua Pria di Banjarmasin Ditangkap Diduga Bawa Ratusan Obat Zenith dan Sajam

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Polresta Banjarmasin Siap Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih dan Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Kapolres Kotim Gelar Kumpul Bersama Masyarakat Kelurahan Baamang Barat

Berita Terbaru