Supersemar News – Pengamanan konser Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, dipastikan berlangsung humanis dan tanpa senjata api. Bidpropam Polda Jawa Tengah bahkan memeriksa seluruh personel untuk memastikan tidak ada anggota yang membawa perlengkapan berbahaya saat bertugas.
Pemeriksaan tersebut dilaksanakan setelah apel gelar pasukan kesiapan pengamanan pada Sabtu 31 Oktober 2026). Seluruh personel gabungan yang terlibat dalam pengamanan diperiksa secara menyeluruh sebagai bagian dari pengawasan internal kepolisian.
Dalam pemeriksaan itu, Bidpropam memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api, tongkat pemukul, senjata tajam, maupun benda berbahaya lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel mematuhi ketentuan dan arahan pimpinan selama menjalankan tugas pengamanan.
Kebijakan tersebut sejalan dengan penekanan Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan agar seluruh anggota mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Personel juga diminta tetap tenang dan terukur apabila menghadapi penyampaian aspirasi maupun aksi penolakan terhadap penyelenggaraan konser.
Kapolda menekankan bahwa setiap tindakan kepolisian harus tetap menghormati hak-hak masyarakat dan dilaksanakan sesuai prosedur. Dengan demikian, pengamanan tidak hanya berorientasi pada kesiapan personel, tetapi juga menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat secara damai.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, pengecekan oleh Bidpropam merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memastikan seluruh anggota bertugas sesuai prosedur. Pengawasan tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga profesionalisme dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Pengamanan ini kami laksanakan dengan mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis. Pengecekan oleh Bidpropam merupakan salah satu bentuk pengawasan agar seluruh personel tetap mematuhi ketentuan dalam bertugas dan tidak membawa perlengkapan yang tidak diperkenankan,” jelas Yuliyanto.
Ia menegaskan, Polda Jateng ingin memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan rasa aman tanpa merasa khawatir terhadap kehadiran petugas. Pengamanan juga ditujukan bagi seluruh pihak, mulai dari penonton konser, wisatawan, masyarakat yang menyampaikan aspirasi, hingga warga yang beraktivitas di sekitar kawasan Borobudur.
Yuliyanto mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif. “Mari saling menghargai perbedaan, mengutamakan dialog, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Polri hadir untuk melindungi dan melayani seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Sumber : RMOL Jateng













Komentar