SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR – Polda Jawa Barat menduga penyebab kecelakaan beruntun di tol Cipularang km 92, karena truk mengalami kegagalan rem.

Kecelakaan beruntun di tol Cipularang KM 92 pada Senin, 11 November, menyebabkan satu korban tewas dan kerusakan pada 19 kendaraan.
Kejadian yang menyebabkan jalur arah Jakarta ditutup diketahui terjadi pada pukul 15.15 WIB.
Kondisi truk yang menyebabkan kecelakaan itu mengangkut banyak muatan dan berat. Rem dalam kondisi buruk pada saat kejadian.
“Kegagalan rem cukup berat, karena cukup di bawah beban. Jadi ada truk yang membawa beban rem yang berat rusak, lalu terjadi tabrakan dengan kendaraan lain saat menabrak kendaraan di depannya,” Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast, dihubungi pada Senin (11/11).
Kejadian tersebut mengurangi 10 personel dari Kepolisian Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Barat, Satlantas Polres Purwakarta menjadi Polri Korlantas.
Hal ini juga dilakukan untuk membuat pendataan lebih lanjut terkait jumlah kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan berturut-turut.
“Kemudian jalur evakuasi dan normalisasi ini. Saat ini kita belum tahu pasti, karena masih dalam pendataan berapa banyak kendaraan yang terlibat kecelakaan dan korban, “” katanya.
“Lalu dari video ini kita masih mengumpulkan data dan kita coba evakuasi dulu,” tambahnya.
Tetap saja, itu didasarkan pada video yang beredar sehubungan dengan kecelakaan itu. Dia mengatakan lebih dari 5 kendaraan terlihat dalam insiden tersebut.
“Lebih dari 5 kendaraan bersifat sementara dan nantinya kita akan membuat contoh TKP yang mencantumkan penyebab pasti kecelakaan dan jumlah kendaraan yang terlibat,” pungkasnya.
Sebelumnya, terjadi kecelakaan di jalan tol Cipularang km 92. Jasa Marga memastikan penanganan cepat telah dilakukan.
Senior Manager Representative Office 3Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Pasteur Toll Plaza, Bandung, Agni Mayvinna mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan sebuah truk pengangkut kardus di tol Km 92 CIPULARANG menuju Jakarta pada pukul 15:15 WIB.
(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)
Sumber berita : Merdeka.com
Editor : Sangga Buana
