Dalam kunjuan Tim Pokja Sahli Kasad merupakan kegiatan dalam pembahasan tentang Penguatan Konsep Front Perlawanan Rakyat.
PALANGKA RAYA, Supersemar News – Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, yang diwakili Kasdam XXII/TB Brigjen TNI Sugiyono, menerima kunjungan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Staf Ahli Kasad Bidang Jemen Sishanneg dalam rangka pengumpulan data konsepsi penguatan Front Perlawanan Rakyat (FPR) pada Operasi Gerilya Modern, bertempat di Ruang Yudha Makodam XXII/TB, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan dipimpin Ketua Tim Pokja Brigjen TNI Joni Triman beserta rombongan dan dihadiri Kapoksahli Pangdam XXII/TB Brigjen TNI Budi Utomo, para Pamen Ahli, para Asisten Kasdam, serta Dan/Kabalakdam XXII/TB.
Dalam sambutan Pangdam XXII/TB yang dibacakan Kasdam, disampaikan bahwa pengumpulan data tersebut memiliki arti penting dalam memperkaya kajian dan merumuskan konsepsi pertahanan negara yang adaptif, komprehensif, serta sesuai dengan perkembangan lingkungan strategis.
“Penguatan FPR harus tetap berpedoman pada Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta atau yang disebut Sishankamrata, serta ketentuan perundang-undangan, dengan memperhatikan tugas dan batas kewenangan setiap komponen, termasuk perlindungan masyarakat sipil,” kata Kasdam dalam sambutan.
Kasdam juga mengatakan bahwa hasil kajian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan strategi pertahanan negara yang realistis dan aplikatif.
Sementara itu, Ketua Tim Pokja Sahli Kasad menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kesiapan Kodam XXII/TB dalam menyediakan data kewilayahan.
Ia menjelaskan bahwa data yang dihimpun selanjutnya akan diverifikasi dan dianalisis sebagai bahan penyusunan dokumen strategis yang akurat dan aplikatif guna mendukung penyempurnaan perencanaan pertahanan TNI AD ke depan.
Kegiatan diakhiri dengan pertukaran plakat antara kedua pihak dan dilanjutkan dengan foto Bersama. (Fauji/RK)













Komentar