
Banjarmasin, Supersemar News–
Sosoknya dikenal tenang dan kalem penuh karismatik. Namun di balik kepribadian yang cenderung terlihat santai AKBP Zaenal Arifien ternyata menorehkan banyak prestasi yang bisa dibanggakan sebagai seorang anggota Polri.
Tak banyak kata terucap ketika berbicara dengannya. Polisi yang satu ini justru lebih banyak mendengarkan daripada mendominasi percakapan.
Itulah sikapnya yang khas konsisten menunjukkan rasa hormat kepada siapa pun tanpa melihat latar belakang apalagi pangkat dan jabatan.
Sebagai perwira menengah dengan pangkat melati dua di pundak, pria kelahiran Surakarta ini tentu telah banyak melewati medan tugas mulai staf hingga bidang operasional berhadapan langsung dengan pelaku pidana.
Dinamika tugas sebagai insan Bhayangkara di Polda Kalimantan Selatan yang penuh tantangan semua pernah dirasakannya.
Suka dan duka telah bercampur di lubuk sanubarinya. Namun satu hal yang penting itu semua menjadi konsekuensi paling disadarinya.
Bagi Zaenal, semua lelah dalam pelaksanaan tugas tuntas terbayar ketika misi berhasil dijalankan.
Misalnya ketika mengungkap suatu tindak pidana, tertangkapnya pelaku adalah tujuan utama agar bisa diadili sehingga memberikan rasa keadilan bagi korbannya.
Begitu juga di bidang tindak pidana narkotika yang pernah diembannya, penyitaan barang bukti adalah keberhasilan terbesar menghindarkan masyarakat dari penyalahgunaannya.
Dari sekian banyak catatan kinerjanya selama bertugas dalam penegakan hukum, Zaenal beberapa kali berhasil mengungkap kasus menonjol.
Di antaranya membongkar sindikat penipuan online jaringan Nigeria dengan menangkap satu orang tersangka warga negara asing (WNA) asal Benua Afrika itu di tahun 2021.
Kala itu Zaenal menjabat Kasubdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel dan terjun langsung memimpin tim menangkap pelaku di Bogor, Jawa Barat.
Selama di Subdit Siber, dia juga dua kali menerima penghargaan dari Plt Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel kala itu AKBP Budi Hermanto atas prestasi pengungkapan kasus ujaran kebencian dan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Kemudian di tahun 2023 sewaktu menjabat Kasubdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel, dia menerima penghargaan Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian serta Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atas pengungkapan 35 kilogram sabu-sabu.
Setahun berselang, prestasi terbaik kembali ditorehkannya dengan mengungkap beberapa tersangka dari jaringan gembong narkotika internasional Fredy Pratama dan menyita sejumlah aset untuk penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Pin Emas Kapolri pun diraih saat peringatan Hari Bhayangkara 1 Juli 2024 atas prestasi dalam pemberantasan peredaran narkotika tersebut.
Di tahun yang sama, Zaenal memimpin tim penyidikan TPPU untuk tersangka bandar narkoba di Kalsel dengan menyita aset mencapai Rp13 miliar.
Kinerja ini diapresiasi Bareskrim Polri lantaran menjadi sitaan aset terbesar terhadap bandar narkoba untuk jajaran Polda se-Indonesia.
Gubernur Kalsel kala itu juga mengganjarnya penghargaan sebagai ucapan terima kasih pemerintah daerah melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.
Beralih di tahun 2025 saat menjabat Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel, dia menerima penghargaan Gubernur Kalsel Muhidin atas kontribusi Satgas Pangan Polda Kalsel menjaga stabilitas ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada jagung.
Kini Zaenal dipercaya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan menduduki posisi Kasubbid Provos pada Bidang Propam Polda Kalsel.
Sebuah jabatan yang menuntut komitmen penuh menjaga integritas mengawal marwah Polri sebagai benteng disiplin institusi.
Sebagaimana kerap digaungkan jika Propam merupakan garda terdepan penjaga citra Polri dan benteng terakhir pencari keadilan.
Dalam setiap kesempatan, Zaenal kerap mengingatkan personel dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat agar berlaku humanis dan memberikan pelayanan terbaik serta tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun.
Atas perintah Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Hery Purnomo, dia sering kali memimpin operasi Gaktiblin (Penegakan ketertiban dan disiplin) sekaligus melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap personel.
Zaenal merupakan lulusan terbaik (Prestasi Istimewa Peringkat 1) pada pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II Angkatan XXVIII tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan Administrasi Negara Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Bandung bekerja sama dengan Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Pemetaan Kompetensi ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Capaian istimewa ini menunjukkan bagaimana dia sangat bersungguh-sungguh dalam pendidikan sebagai bekal implementasi mengemban tugas di kepolisian.
Bagi Zaenal, tidak ada tugas yang mudah namun jika dilakukan dengan sungguh-sungguh maka tak ada misi yang mustahil dikerjakan.
Teruslah menjadi inspirasi untuk pengabdian abadi bagi Polri yang Presisi dicintai masyarakat.
