
Jakarta, Supersemar News – Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di ruang High Care Unit (HCU) RSCM setelah menjadi korban penyiraman air keras.
Koordinator Kontraa, Dimas Bagus Arya, menyampaikan bahwa sejumlah tokoh, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sempat datang untuk menjenguk. Namun, keduanya tidak dapat bertemu langsung dengan Andrie karena kondisi perawatan yang masih intensif di HCU.
Dimas menjelaskan, pihak rumah sakit memberlakukan aturan ketat terkait kunjungan. Selama masa perawatan ini, hanya keluarga dan internal KontraS yang diperkenankan mendampingi pasien.
Menurutnya, minat menjenguk Andrie datang dari berbagai kalangan, baik masyarakat umum maupun pejabat. Meski demikian, seluruh pihak tetap tidak diizinkan masuk ke ruang HCU karena prosedur medis yang berbeda dengan ruang rawat inap biasa.
Ia menegaskan bahwa pembatasan ini berlaku bagi siapa saja tanpa pengecualian, demi menjaga kondisi pasien serta mengikuti aturan dari rumah sakit.
Di sisi lain, Dimas juga meminta agar proses hukum atas kasus penyerangan terhadap Andrie dapat diusut secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya mengungkap pihak yang bertanggung jawab, termasuk kemungkinan adanya aktor di balik layar.
“Yang lebih penting saat ini adalah memastikan penegakan hukum berjalan dengan baik dan tuntas, bukan sekadar menjenguk,” ujarnya.
Sumber : KumparanNews
