BKN Pecat 19 ASN, Satu Kasus Diperberat BPASN

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 15:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta. Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali memperkuat sanksi disiplin berupa pemecatan terhadap 19 Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah melalui sidang banding administratif yang digelar oleh Badan Pertimbangan Aparatur Sipil Negara (BPASN) pada September 2025.

19 ASN Dipecat, Satu Kasus Diperberat

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan, dari total 21 kasus banding disiplin ASN, sebanyak 18 kasus diperkuat, 2 kasus ditunda, dan 1 kasus lainnya diperberat setelah dilakukan kajian mendalam oleh BPASN.

“Keputusan ini merupakan hasil musyawarah dan kesepakatan seluruh peserta sidang berdasarkan hasil pra-sidang dan rekomendasi teknis,” ujar Zudan dalam siaran pers, Rabu (1/10/2025).

Sebelumnya, pada Agustus 2025, BKN juga memecat 17 ASN karena pelanggaran berat terhadap kode etik dan disiplin kerja, menunjukkan komitmen lembaga terhadap penegakan integritas ASN.

Baca Juga :  Cadangan Aman, Bahlil Pastikan Harga BBM Pertalite-Biosolar Tak Naik

Kasus Pelanggaran dan Jenis Hukuman

BKN mengungkapkan, jenis pelanggaran yang menjadi bahan banding meliputi tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah hingga tindak pidana korupsi.
Adapun jenis hukuman disiplin yang menjadi objek banding mencakup:

  • Pemberhentian dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri (PDHTAPS)
  • Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH)
  • Pemutusan Hubungan Perjanjian Kerja dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri (PHPK DHTAPS) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)

Zudan menegaskan bahwa setiap keputusan telah ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) masing-masing instansi dan berdasarkan regulasi yang berlaku.

Keputusan Sesuai Aturan ASN

Menurut Zudan, seluruh keputusan BPASN berdasarkan pada peraturan perundang-undangan, termasuk:

Baca Juga :  Rekam Jejak Letjen Agus Widodo, Perwira Asal Bojonegoro yang Masuk 32 Jenderal Bintang 3 TNI AD

Sementara itu, BPASN sendiri merupakan lembaga yang dibentuk melalui PP Nomor 79 Tahun 2021 dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden RI. BPASN memiliki kewenangan untuk memperkuat, meringankan, memperberat, mengubah, atau membatalkan keputusan PPK dalam perkara banding ASN.

Dua Kasus Belum Lengkap

Dari 21 kasus yang dibahas dalam pra-sidang, dua di antaranya belum bisa dilanjutkan ke tahap banding administratif karena kurangnya kelengkapan berkas dan keterangan dari instansi asal. BPASN meminta agar berkas tersebut dilengkapi terlebih dahulu sebelum dapat diproses kembali.

Langkah Tegas Pemerintah

Langkah tegas ini menjadi bukti komitmen BKN dan BPASN dalam menjaga integritas aparatur negara. Penegakan disiplin yang konsisten diharapkan dapat membangun ASN profesional, beretika, dan bebas korupsi, sebagaimana visi dalam Reformasi Birokrasi Nasional 2025.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis
PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat
Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka
Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan
Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi
Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu
Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba
Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Eks Golden Sampit, 31 Orang Diamankan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:00 WIB

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 23:51 WIB

PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka

Kamis, 5 November 2026 - 23:19 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan

Kamis, 5 November 2026 - 23:04 WIB

Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu

Berita Terbaru