
Kotim, Supersemar – Dalam upaya menjaga kelestarian sumber daya laut dan keamanan masyarakat pesisir, Ditpolairud Polda Kalteng menggelar kegiatan sosialisasi di Kelurahan Ketapang pada Kamis (19/9/2024).
Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan kelurahan ketapang tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga ekosistem laut dan menghindari praktik penangkapan ikan yang merusak.
Direktur Polairud Polda Kalteng, Kombes.Pol.Handono Subiakto.,S.I.K.,S.H.,M.H melalui perwakilannya, Bapak Hartanto, menyampaikan pesan penting kepada masyarakat.
Salah satu poin utama yang ditekankan adalah larangan penggunaan alat setrum dalam menangkap ikan. Praktik ini dinilai sangat merusak ekosistem laut karena dapat membunuh anak-anak ikan dan mengganggu keseimbangan alam.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami dampak buruk dari penggunaan alat setrum. Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian laut agar sumber daya alam ini dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” ujar Hartanto.
Selain isu penangkapan ikan, sosialisasi juga menyoroti masalah sosial yang kerap dihadapi oleh masyarakat pesisir, seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan pergaulan bebas.
Pihak kepolisian berharap dengan adanya kegiatan ini, warga semakin sadar akan bahaya dari tindakan-tindakan tersebut dan dapat menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing.
Bapak Hartanto juga mengajak para tokoh masyarakat dan RT/RW untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada warga.
Kerjasama yang baik antara pihak kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua,” Tutup Hartanto.
Red/ar
