Handayani Geulis Batik Bogor mempersembahkan koleksi terbarunya di Mall Botani Square.

- Jurnalis

Minggu, 27 Oktober 2024 - 07:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Fahsion Show di Mall Botani Square.

SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR – Batik merupakan salah satu warisan budaya nusantara yang perlu diperjuangkan nilai kebangsaannya.

Untuk itu, Handayani Geulis dan REKA Bogor menyelenggarakan peragaan busana dengan tema ‘Garis’ di lantai dua Atrium Mall Botani Square pada tanggal 19 Oktober 2024.

Melalui peragaan busana ini, Ratna Handayani, pemilik Handayani Geulis Batik Bogor, berharap dapat mendorong lebih banyak kolaborasi di berbagai daerah di Indonesia dan membuat batik lebih dikenal dan dicintai oleh lebih banyak orang.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya dan The Jakmania Perkuat Kolaborasi Jaga Jakarta

Ratna Handayani pemilik Handayani Geulis Batik Bogor.

“Handayani Geulis Batik Bogor akan menampilkan koleksi terbarunya yang memadukan motif-motif Batik Bogor dengan batik klasik. Kolaborasi ini bertujuan untuk menampilkan inovasi dan keragaman batik Indonesia,” kata Ratna Handayani.

Handayani Geulis Batik Bogor berencana untuk berkolaborasi dengan batik-batik dari daerah lain seperti Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

“Dengan cara ini, Batik Bogor tidak hanya akan menjadi bagian dari budaya lokal, tetapi juga berperan dalam memperkenalkan batik Indonesia ke tingkat dunia,” kata Ratna.

Baca Juga :  Media Asing Soroti Kasus Dolar Singapura Palsu yang Jerat Pengusaha RI

Tema ‘Garis’ memiliki makna yang lebih dalam.

“Tema garis dipilih karena maknanya yang dalam, melambangkan perjalanan hidup yang penuh liku-liku. Koleksi Line Batik akan terus berkembang dan berkolaborasi dengan berbagai pengrajin batik di seluruh Indonesia untuk menciptakan keindahan yang tak ada habisnya,’ tambahnya.

Budaya batik sendiri merupakan budaya yang diakui sebagai identitas nasional nusantara untuk pengembangan martabat bangsa. Untuk mempertahankan eksistensinya, inovasi harus terus diupayakan. (***)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap
IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand
Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu
Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi
Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu

Berita Terbaru