
Setelah upacara selesai dilanjutkan dengan pemotongan kue selamat hari guru dan PGRI, lalu dilanjutkan dengan pelepasan Kontingen secara resmi oleh Bupati Kotim.
SAMPIT, Supersemar News – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) gelar upacara peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional ke-31 di halaman Stadion 29 November Sampit, Kabupaten Kotim. Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Kotim Halikinnor dan dihadiri Forkupimda Kotim beserta para guru-guru sekolah di Sampit, Sabtu (22/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Kotim, Halikinnor, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru di Kabupaten Kotawaringin Timur. Pengabdian guru tidak mengenal batas, diantara ialah harus meninggalkan keluarga, bertugas dilokasi terpencil, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan dan fasilitas memadai, namun anda tetap setia menjalankan tugas mulia guna mencerdaskan anak bangsa.
“Pengorbanan guru adalah bukti ketulusan dan kekuatan jiwa yang layak kita apresiasi setinggi-tingginya. Kami mengharapkan pgri terus menjaga marwah dan kehormatan para guru. pgri harus hadir dengan aksi dan kepedulian nyata dalam menjadi rumah besar bagi perjuangan, mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, berakhlak dan siap menyongsong masa depan,“ kata Bupati.
Guru bukan hanya pengajar, tetapi role model. Karena di tangan para guru-guru terbentuk nilai-nilai kejujuran, kerja keras, ketulusan dan kecintaan terhadap ilmu. Oleh karena itu, izinkan saya menitipkan pesan: Jagalah semangat dan kedisiplinan. setiap perkataan, sikap dan keteladanan guru adalah pelita yang mengarahkan masa depan daerah dan bangsa.
Pgri selama 80 tahun telah menjadi payung perjuangan guru indonesia. Komitmen pgri yang harus kita dukung bersama, diantaranya adalah: Pertama, penguatan kompetensi dan profesionalisme guru melalui pelatihan, komunitas belajar dan transformasi pembelajaran. Kedua, perlindungan hukum dan profesi, agar guru dapat bekerja dengan rasa aman, terhormat dan bebas dari tekanan. Tiga, peningkatan kesejahteraan, terutama bagi guru honorer dan tenaga kependidikan yang masih memerlukan perhatian lebih besar.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pgri. dimana pendidikan adalah aset utama kemajuan daerah, dan kita tidak akan pernah mundur dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di kotawaringin timur,“ tambahnya.
“Semoga adanya peringatan hut PGRI dan hari guru nasional, menjadi penguat semangat kita untuk terus memajukan pendidikan. Besar harapan Kami, para guru tetap menjadi tiang moral, sumber inspirasi dan jembatan menuju masa depan yang lebih gemilang,“ jelas Bupati.
Selanjutnya, Bupati Kotim mengatakan bahwa secara resmi bahwa pelepasan kontingen Porsenijar Kabupaten Kotim yang akan berkompetisi ditingkat nasional di kota Bandung pada 26 november 2025, resmi dilepas. “Kepada seluruh atlet, pelatih dan official, saya mengucapkan selamat bertanding. Junjung sportifitas, tampilkan kerja keras dan kejujuran, serta bawalah semangat Kotawaringin Timur untuk meraih prestasi terbaik,“ beber Bupati.
Setelah upacara selesai, Bupati Kotim melakukan pemotongan kue ucapan Selamat Hari Guru. Dan dilanjutkan dengan pelepasan peserta Kontingen Porsenijar.
(Fauji)
