Jejak Sejarah dan Patilasan di Dusun Muhara, Mekarsari, Kuningan

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 08:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Salah satu patilasan di Dusun Muhara, Desa Mekarsari, Cibeber – tampak kokoh meski tertutup lumut, menjadi bukti jejak sejarah Syech Syarif Hidayatullah dan Syech Nurjati di Kuningan.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – KUNINGAN – Dusun Muhara merupakan bagian dari Desa Mekarsari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Desa ini terbentuk dari pemekaran Desa Cisuru melalui Keputusan Bupati Nomor: 141/10/02 Tahun 1987.

Asal-Usul Nama dan Wilayah

Nama “Mekarsari” berasal dari kata “mekar” (pemekaran) dan “sari” dari bahasa Sunda yang berarti nyaman. Bersama beberapa dusun lain, Dusun Muhara membentuk struktur administratif Desa Mekarsari. Wilayah ini termasuk dalam cakupan Pengadilan Negeri Kuningan, yang membawahi 32 kecamatan, 15 kelurahan, dan 360 desa.

Baca Juga :  Putusan MK "Identitas Etnis dan Budaya Dayak", Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

Jejak Spiritual di Dusun Muhara

Di tengah perkampungan, terdapat tiga patilasan keramat. Warga setempat, Kang Asep, menyebut lokasi ini sebagai peninggalan spiritual dari Syech Syarif Hidayatullah dan Syech Nurjati, tokoh penting dalam sejarah Islam di tanah Sunda. Situs ini menjadi bukti keterkaitan wilayah ini dengan jejak dakwah masa lampau.

Baca Juga :  Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Sejarah Kuningan Singkat

Kabupaten Kuningan memiliki sejarah panjang sejak masa kerajaan. Awalnya dikenal dengan nama Kajene, wilayah ini kemudian berubah menjadi Kuningan, yang kini dikenal sebagai daerah dengan banyak situs sejarah dan spiritual.

Kesimpulan

Dusun Muhara bukan hanya bagian administratif Desa Mekarsari, tapi juga menyimpan warisan sejarah dan spiritual. Patilasan para wali menjadi daya tarik penting, menambah kekayaan budaya Kuningan.


Reporter: R/Rifay Marzuki
Editor: SanggaBuana
SupersemarNewsTeam
supersemarnews.com

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu
Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi
Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting
KRKT Kritik Penanganan Karhutla di Kalteng, Desak Transparan Anggaran
Narkoba! Sidokkes Kepolisian Lakukan Pemeriksaan Urine di Kampung Puntun
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi

Berita Terbaru