Kemkomdigi panggil operator telekomunikasi bahas lelang frekuensi

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 23:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) akan memanggil para operator telekomunikasi, baik seluler maupun penyedia jasa internet (ISP), untuk berdiskusi terkait pelelangan tiga frekuensi pita lebar 1,4 GHz, 2,6 GHz, dan 700 MHz.

“Kita dalam waktu dekat akan ketemu dengan stakeholder, dalam hal ini adalah operator-operator, untuk kita terus diskusi,” kata Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standardisasi Infrastruktur Digital Kemenkomdigi Adis Alifiawan saat ditemui di Depok, Jawa Barat pada Rabu.

Adis menambahkan, pertemuan tersebut rencananya digelar pada pekan depan dengan pembahasan mengenai peta jalan (road map) proses pelelangan spektrum frekuensi 1,4 GHz, 2,6 GHz, dan 700 MHz.

“Jadi kita punya road map setelah 1,4 GHz nanti ada lagi 700 MHz, ada lagi 2,6 GHz gitu ya. Jadi the whole roadmap itu mau kita diskusikan terus sama teman-teman operator. Jadi nggak cuma sama operator ISP atau seluler, ini semua kita diskusinya barengan,” ujarnya.

Baca Juga :  Program "Polisi Peduli Pengangguran" di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Mengenai persiapan lelang tersebut, Adis mengungkapkan saat ini pihaknya tengah menjalani tahap finalisasi regulasi yang mengatur hal tersebut. Dijadwalkan pemerintah akan meresmikan regulasi itu pada kuartal kedua tahun ini.

“Jadi proses persiapannya memang masih dalam koridor, target kita masih di kuartal dua ini launching regulasinya,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengonfirmasi bahwa kementeriannya tengah bersiap untuk melelang sebanyak tiga frekuensi yaitu di pita lebar 1,4 GHz, 2,6 GHz, dan 700 MHz di semester-II 2025 setelah melakukan proses penataan ulang spektrum atau refarming.

Dia menyebutkan bahwa spektrum frekuensi itu dilelang dalam waktu dekat agar segera bisa digunakan kembali oleh para pelaku layanan telekomunikasi dan dengan demikian percepatan adopsi teknologi baru yang berkembang bisa dilakukan di Indonesia.

Baca Juga :  Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Baca juga: Kemkomdigi sebut bakal ada spektrum kembali usai merger XL-Smartfren

Salah satu inovasi yang disebutkan dapat dikembangkan atas lelang frekuensi tersebut ialah teknologi Fixed Wireless Access (FWA) yang bisa diterapkan di frekuensi 1,4 GHz. Sebuah teknologi yang memungkinkan penyelenggara menyediakan koneksi internet berkecepatan tinggi menggunakan sinyal nirkabel.

Apabila dikembangkan secara tepat, teknologi ini memudahkan masyarakat agar bisa mendapatkan konektivitas dan jaringan internet yang biayanya lebih terjangkau khususnya di rumah-rumah apabila FWA diterapkan karena biaya FWA tidak semahal penggelaran layanan fiber optik (FO).

(Antara)( SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Kapolda Akpol Senior dari Kapolri Jenderal Suyudi, Ada Teman Seangkatan Listyo Sigit Prabowo
Kapolri ungkap 243 orang dan 13 korporasi jadi tersangka karhutla
Kemegahan Masjid Apung Ancol, Salat dengan View Laut
Pulang Latihan Malam, Jet Tempur Mirage 2000D Jatuh di Hutan Prancis
KRI Lambung Mangkurat Hantam Sasaran lewat Penembakan Meriam 20 MM di Natuna
Klasemen Asian Para Games 2026: Indonesia Rebut Posisi 8 Lagi
Kapolsek Tambora Gelar Subuh Keliling, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Tanam 15 Pohon, Perkuat Program Green Policing
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:16 WIB

10 Kapolda Akpol Senior dari Kapolri Jenderal Suyudi, Ada Teman Seangkatan Listyo Sigit Prabowo

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Kapolri ungkap 243 orang dan 13 korporasi jadi tersangka karhutla

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Kemegahan Masjid Apung Ancol, Salat dengan View Laut

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Pulang Latihan Malam, Jet Tempur Mirage 2000D Jatuh di Hutan Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:50 WIB

KRI Lambung Mangkurat Hantam Sasaran lewat Penembakan Meriam 20 MM di Natuna

Berita Terbaru

Berita utama

Kapolri ungkap 243 orang dan 13 korporasi jadi tersangka karhutla

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:09 WIB

Berita utama

Kemegahan Masjid Apung Ancol, Salat dengan View Laut

Sabtu, 24 Okt 2026 - 09:58 WIB