Supersemar News – Sebuah jet tempur milik Angkatan Udara Prancis jatuh di wilayah timur negeri tersebut. Pesawat nahas itu menimpa kawasan hutan lebat saat bersiap mendarat kembali di pangkalan usai menuntaskan misi penerbangan latihan malam.
Melansir dari Associated Press dan Le Monde, insiden tersebut menewaskan sedikitnya satu orang awak pesawat. Angkatan Udara Prancis mengonfirmasi, pesawat berjenis Mirage 2000D itu lenyap dari radar di dekat kawasan Rogeville, berjarak sekitar 18 kilometer sebelah barat laut Kota Nancy, Selasa (20/10) malam.
Tim darurat bersama aparat setempat langsung menyisir area hutan bervegetasi lebat tersebut semalaman di tengah terjangan cuaca buruk. Upaya pencarian darat yang diperkuat pemantauan udara menggunakan wahana nirawak (drone) akhirnya mendeteksi titik sebaran serpihan bangkai pesawat.
Komandan Pangkalan Udara 133 Nancy-Ochey Kolonel Ludovic Humbert, menjelaskan pesawat tersebut membawa dua awak di dalam kokpit ganda, yakni seorang penerbang muda dan perwira sistem senjata senior.
“Salah satu kru tidak sempat menyelamatkan diri menggunakan kursi pelontar,” ungkap juru bicara Angkatan Udara Prancis Kolonel David Papalardo, kepada stasiun radio Franceinfo.
Otoritas Angkatan Udara Prancis kini membuka investigasi gabungan untuk menguak penyebab kecelakaan. Aparat berwenang juga masih melanjutkan penyisiran di sekitar lokasi untuk mencari keberadaan awak kedua.
Pesawat Mirage 2000D merupakan jet tempur bermesin ganda berkapasitas dua awak yang dirancang khusus untuk misi serangan darat. Pesawat buatan Dassault Aviation ini mulai berdinas di militer Prancis sejak 1993 dan kerap dikerahkan dalam berbagai operasi militer internasional.
Sumber : Indonesiadefence.com












Komentar