Polisi Bongkar Sindikat Pengoplos Elpiji di Bekasi, Raup Rp230 Juta

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 04:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Polres Metro Bekasi menghadirkan tersangka kasus pengoplosan gas elpiji bersubsidi saat konferensi pers, usai pengungkapan sindikat yang meraup Rp230 juta dalam 15 bulan.

SUPERSEMAR NEWS – BEKASI

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi berhasil membongkar sindikat pengoplos gas elpiji bersubsidi yang beroperasi di wilayah Kecamatan Setu. Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan dua pelaku berinisial WS dan H, serta menyita puluhan tabung gas berbagai ukuran, alat suntik (racing), hingga tutup segel tabung palsu.

Penggerebekan di Lokasi Pengoplosan Gas

Kasus ini terungkap setelah Unit Reskrim Polsek Setu melakukan penyelidikan mendalam terhadap laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas ilegal di sebuah rumah di Jalan Raya Setu Cisaat, Desa Cigarageman.
Setelah memastikan adanya aktivitas mencurigakan, petugas langsung menggerebek lokasi dan menemukan aktivitas pemindahan isi gas elpiji subsidi 3 kg ke tabung non-subsidi 12 kg.

Baca Juga :  Dua Pria di Banjarmasin Ditangkap Diduga Bawa Ratusan Obat Zenith dan Sajam

Dalam penggerebekan itu, polisi menyita 15 tabung gas 12 kg berisi penuh, delapan tabung gas 3 kg berisi penuh, 20 tabung gas 12 kg kosong, serta 52 tabung gas 3 kg kosong. Selain itu, diamankan pula lima alat suntik khusus (racing), 136 tutup segel tabung gas, dan 327 karet pengaman tabung yang digunakan dalam proses pengoplosan.

Modus Operandi: Gunakan Teknik Pendinginan Batu Es

Menurut hasil penyelidikan, pelaku WS sebagai pemilik usaha menggunakan alat suntik dan teknik pendinginan batu es untuk memindahkan isi gas dari tabung subsidi ke tabung non-subsidi.
Gas hasil oplosan tersebut kemudian dijual ke warung makan dan toko-toko di wilayah Cikarang, Bogor, dan Cileungsi dengan harga sekitar Rp200.000 per tabung.

Dalam waktu 15 bulan beroperasi, sindikat ini berhasil meraup keuntungan hingga Rp230 juta. Keuntungan besar ini diperoleh dari selisih harga antara gas subsidi dan non-subsidi yang disalahgunakan.

Baca Juga :  Danlanud Sulaiman Silaturahmi dengan Dankoharmatau, Perkuat Sinergi Antarsatuan

Ancaman Hukuman Berat Menanti Pelaku

Kepolisian menyatakan bahwa tindakan tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.
Para pelaku kini terancam hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda miliaran rupiah.
Kasus ini juga menjadi perhatian publik karena menimbulkan kerugian besar bagi negara dan menghambat distribusi gas bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Kapolres Metro Bekasi menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan terhadap peredaran gas elpiji bersubsidi di wilayah hukum Bekasi. “Kami akan menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi yang merugikan rakyat kecil,” ujarnya.

Polisi Imbau Masyarakat Laporkan Praktik Ilegal

Sebagai langkah antisipasi, polisi mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait penjualan atau pengoplosan gas elpiji.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk membeli gas elpiji di agen resmi yang terdaftar di Pertamina.

SupersemarNewsTeam

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka
Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan
Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi
Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu
Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba
Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Eks Golden Sampit, 31 Orang Diamankan
Bentuk Relawan Kampung Bersih Narkoba, Polresta Banjarmasin: Sinergi Cegah Narkotika
Kapolda Metro Jaya Silaturahmi dengan The Jakmania, Perkuat Komunikasi untuk Sepak Bola yang Kondusif
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka

Kamis, 5 November 2026 - 23:19 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan

Kamis, 5 November 2026 - 23:06 WIB

Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi

Kamis, 5 November 2026 - 23:04 WIB

Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu

Kamis, 5 November 2026 - 23:02 WIB

Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba

Berita Terbaru