TNI Bidik Dugaan Pidana Ferry, Sjafrie Beri Penjelasan

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 16:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin merespons langkah perwira tinggi TNI yang konsultasi ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pidana Ferry Irwandi. (Tangkapan layar twitter @sjafriesjams)

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) RI sekaligus Menko Polhukam ad interim Sjafrie Sjamsoeddin menanggapi langkah sejumlah perwira tinggi TNI yang mendatangi Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana CEO Malaka Project, Ferry Irwandi.

Sjafrie Minta Klarifikasi ke Panglima TNI

Sjafrie menegaskan dirinya mengetahui kunjungan para jenderal TNI tersebut. Namun, ia menekankan bahwa hal itu menjadi ranah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

“Ya itu operasional, silakan ke Panglima TNI yang menangani operasional. Kalau soal kebijakan nasional, baru tanya ke saya,” kata Sjafrie di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (9/9).

Menurut Sjafrie, terdapat pembagian kewenangan jelas antara menteri dengan Panglima TNI. Ia menambahkan, dirinya hanya menyaksikan langkah itu melalui siaran televisi.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pria Bawa 76 Gram MDMB-4en-PINACA di Cipondoh Tangerang

TNI Konsultasi ke Polda Metro

Sehari sebelumnya, sejumlah perwira TNI mendatangi Polda Metro Jaya untuk berkonsultasi mengenai dugaan tindak pidana oleh Ferry Irwandi.

Mereka antara lain Dansatsiber TNI Brigjen Juinta Omboh Sembiring, Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto, dan Kapuspen TNI Brigjen Freddy Ardianzah.

“Kami temukan beberapa fakta dugaan tindak pidana dari patroli siber. Karena itu kami konsultasi ke polisi,” kata Sembiring, Senin (8/9).

Ia juga mengaku sempat mencoba menghubungi Ferry, namun tidak mendapat respons.

Ferry Bantah dan Siap Jalani Hukum

Melalui akun Instagram pribadinya, Ferry Irwandi membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan siap menghadapi proses hukum jika diperlukan.

“Kalau tindakan ini dianggap bikin saya takut, tidak. Kalau memang mau diproses hukum, ya kita jalani bersama,” ujar Ferry.

Baca Juga :  HUT TNI ke-81: Yusuf dan Jhansen Tegaskan TNI Bersama Rakyat

Ferry juga membantah klaim TNI bahwa dirinya tidak bisa dihubungi. Menurutnya, ia tidak pernah menerima pesan atau panggilan dari pihak TNI.

Kritik dari Masyarakat Sipil

Langkah TNI tersebut menuai kritik dari berbagai kelompok masyarakat sipil, termasuk Imparsial, Setara Institute, dan Amnesty International Indonesia.

Koalisi masyarakat sipil menilai tindakan TNI di luar kewenangannya serta berpotensi menimbulkan militerisasi ruang siber. Mereka meminta kepolisian tidak memproses laporan TNI terhadap Ferry maupun aktivis lainnya.

“Pelibatan TNI dalam pemantauan aktivitas sipil dapat mengancam demokrasi dan negara hukum,” bunyi pernyataan koalisi, Selasa (9/9).

Sementara itu, Usman Hamid, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, menilai tindakan Dansatsiber TNI tidak patut. Ia mendesak Panglima TNI dan Menhan segera mengoreksi langkah tersebut.

Baca juga berita terkait:

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/Rifay Marzuki

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Berita Terbaru