Wamentan Tinjau Gudang dan Penggilingan Bulog di Karawang

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 18:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Dengan latar tumpukan karung beras di Gudang Bulog Karawang, Wamentan Sudaryono tegaskan komitmen pemerintah menyerap gabah langsung dari petani demi ketahanan pangan nasional.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog, mengecek langsung Rice Mill Unit (RMU) modern milik Bulog di Karawang, Kamis (15/5/2025).

Evaluasi Penyerapan Gabah dan Proses Produksi

Dalam inspeksi ini, Sudaryono meninjau kesiapan Bulog dalam menyerap gabah petani dan mengolahnya menjadi beras. Ia menyebut fasilitas modern ini strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Fasilitas di sini modern dan lengkap. Dari 10 unit RMU di Karawang, semuanya berperan penting mendukung penyerapan gabah,” ujarnya.

Bulog Dinilai Andal Serap Hingga Pasarkan Beras

Sudaryono menegaskan bahwa Bulog kini mampu menyerap gabah secara maksimal hingga proses pemasaran beras. Ia mengapresiasi semangat kerja di lapangan, tetapi mengingatkan agar capaian tak membuat lengah.

“Pujian bukan untuk terlena, tapi sebagai semangat bahwa kita mampu,” katanya.

Sentra Penggilingan Padi Bulog Karawang jadi bukti kesiapan Bulog dalam menyerap gabah dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Stok Beras Nasional Tertinggi Sepanjang Sejarah

Ia mengungkapkan bahwa stok cadangan beras nasional kini mencapai 3,7 juta ton, tertinggi dalam sejarah Bulog. Sementara serapan gabah Januari-Mei 2025 sudah 2,1 juta ton, melampaui rekor sebelumnya tahun 1984.

“Tahun 1984 hanya 3 juta ton. Kini kita melampauinya,” jelasnya.

Perubahan Fokus: Serap Gabah Langsung dari Petani

Sudaryono menekankan pergeseran kebijakan pengadaan: Bulog kini fokus membeli gabah, bukan beras, sesuai instruksi Presiden Prabowo.

“Dengan membeli dari sawah, negara hadir langsung untuk petani,” tegasnya.

Penutup

Sudaryono menyebut keberhasilan ini sebagai hasil kerja keras kolektif antara petani dan seluruh jajaran Bulog. Pemerintah berharap kebijakan baru ini menjawab keluhan klasik soal harga jual pascapanen.

“Kami pastikan Bulog hadir langsung dan nyata untuk rakyat,” pungkasnya.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Perkuat Pendampingan Pelajar Lewat Program Bapak dan Ibu Asuh
Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap
IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand
Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu
Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi
Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu

Berita Terbaru