
Tindak lanjut kasus wisatawan yang dipukuli Pak Ogah di Jalur Alternatif Puncak Bogor. (Foto: IST)
Insiden di Jalur Alternatif Puncak Bogor
SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR – Pertikaian antara wisatawan dan pengatur jalan ilegal terjadi di Jalan Alternatif Desa Sukagalih, Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (22/12) pukul 15.49 WIB. Insiden ini bermula saat IH, wisatawan asal Jakarta, melaju untuk menghindari kendaraan mogok, hingga menyenggol pria yang berdiri di dekat mobil tersebut.
Pemukulan di Tengah Kemacetan
Kondisi lalu lintas yang padat membuat IH berhenti di samping mobil mogok. Ketika itu, tiga orang, yakni J, D, dan R, mengetuk kaca belakang mobil IH secara keras. Istri IH turun untuk menanyakan tindakan tersebut, namun berujung cekcok yang memicu pemukulan terhadap IH. Akibatnya, IH mengalami luka memar di pelipis mata kanan.
Laporan dan Penanganan Polisi
IH dan istrinya langsung melapor ke Mapolsek Megamendung. Polisi segera menjemput dan mengamankan ketiga pelaku. Setelah pemeriksaan, kedua pihak sepakat menyelesaikan masalah secara musyawarah yang dituangkan dalam surat pernyataan bersama.
Kesimpulan Kasus
Kapolsek Megamendung AKP Dedi Hermawan mengonfirmasi bahwa kesalahpahaman telah diselesaikan secara damai. “Permasalahan ini diselesaikan dengan musyawarah dan ditandai dengan surat pernyataan bersama,” jelasnya.
Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi sumber berita terkait di sumber artikel.
SupersemarNewsTeam
Reporter: R/SanggaBuana
