
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat meninjau langsung pelaksanaan program makan bergizi gratis di SMPN 2 Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Program makan bergizi gratis yang diperkenalkan di SMPN 2 Babakan Madang, Bogor, telah memberikan dampak signifikan terhadap siswa. Sebelum program ini, hanya 20% siswa yang sarapan pagi, sementara 80% lainnya tidak, yang menyebabkan gangguan fisik dan kasus pingsan. Namun, setelah program ini berjalan, kehadiran siswa meningkat dan kasus pingsan menurun drastis, membuktikan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang sumber daya manusia yang mendukung visi Indonesia Emas 2045.”
Wamendikdasmen Tinjau Langsung Program
SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, meninjau pelaksanaan program makan bergizi gratis di SMPN 2 Babakan Madang, Bogor, pada Senin (06/01/25). Ia menegaskan bahwa program ini berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas belajar siswa.
Dampak Positif Bagi Siswa
Menurut Atip, sebelum program ini diterapkan, hanya 20% siswa yang sarapan pagi. Sisanya, 80% tidak sarapan, sehingga sering mengalami gangguan fisik seperti pingsan yang memengaruhi proses belajar. Namun, setelah adanya program makan bergizi, kasus pingsan menurun drastis, dan kehadiran siswa meningkat pesat.
Ajakan Sosialisasi Program
Atip juga mengimbau masyarakat mendukung sosialisasi program ini sebagai investasi jangka panjang untuk peningkatan sumber daya manusia. Ia menambahkan, program ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
“Kami berharap program ini terus didukung agar menciptakan generasi unggul di masa depan,” tutupnya.
Program makan bergizi gratis terbukti efektif meningkatkan kesehatan dan kehadiran siswa, menjadi langkah penting dalam pembangunan pendidikan nasional.
SupersemarNewsTeam
Reporter : R/SanggaBuana
