Warga Adu Pungli ke Influencer, DPRD Bogor Dorong Inspektorat Cepat Bertindak

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 11:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pemerintah, khususnya Inspektorat Kota Bogor, harus lebih sigap dan responsif dalam menangani dugaan pungli, terutama di lingkungan pendidikan. Kami memahami jalur dan skema penganggaran, sehingga perlu mengambil langkah lebih cepat dibanding pihak lain,” ujar Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman, dalam pernyataannya di hadapan awak media

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman meminta Inspektorat agar lebih sigap dalam menangani dugaan pungli di lingkungan sekolah. Menurutnya, pemerintah harus lebih responsif dibanding pihak lain dalam menyelesaikan persoalan ini.

“Mestinya kami di pemerintahan, termasuk Inspektorat, bertindak lebih cepat. Kami memahami jalur, skema penganggaran, dan bentuk pungli. Jadi, ini tugas kami,” ujar Adityawarman, Jumat (31/1/2025).

Baca Juga :  Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Korlantas Polri Ziarah ke TMP Kalibata

Masyarakat Lebih Memilih Mengadu ke Influencer

Adityawarman menyoroti fenomena masyarakat yang lebih memilih mengadu ke influencer dibanding melapor langsung ke pemerintah. Meski demikian, ia menilai hal ini bukan karena ketidakpercayaan terhadap instansi pemerintah, melainkan bagian dari era kolaborasi.

“Tidak masalah jika masyarakat mengadu ke siapapun, asalkan ada solusi. Jangan sampai justru menambah kegaduhan,” jelasnya.

Optimalisasi Aplikasi Si Badra

Baca Juga :  Perusahaan Hashim Resmi Menang Lelang Blok Migas RI, Ini Profilnya

Agar masyarakat lebih mudah melapor, Adityawarman meminta Inspektorat Kota Bogor untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi Si Badra, yang menjadi kanal resmi pengaduan warga. Dengan aplikasi ini, masyarakat memiliki jalur komunikasi langsung dengan pemerintah.

“Persoalan pendidikan sangat penting, jadi masyarakat harus memiliki saluran pengaduan yang benar, yakni langsung ke pemerintah,” tegasnya.

Meski masyarakat banyak mengadu ke influencer, Adityawarman tetap yakin bahwa laporan ke Inspektorat masih berjalan. “Saya percaya masih banyak warga yang melapor ke Inspektorat, hanya saja tidak terekspos,” pungkasnya.

SupersemarNewsTeam
Reporter: R/SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Berita Terbaru