Netflix sebut dana 18 miliar dolar AS untuk konten baru “pemanasan”

- Jurnalis

Sabtu, 8 Maret 2025 - 20:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Perusahaan platform streaming asal AS, Netflix, menyebutkan bahwa dana yang dikucurkannya di tahun 2025 sebesar 18 miliar dolar AS (sekitar Rp293,3 triliun) untuk memproduksi konten merupakan suatu “pemanasan”.

CFO Netflix Spencer Neumann bahkan menyebutkan jumlah itu masih jauh dari batas maksimal pendanaan mereka seperti dilaporkan The Verge, Sabtu.

Dilaporkan pertama kali oleh Variety, Spencer mengatakan pernyataan itu dalam konferensi Teknologi, Media, dan Telekomunikasi Morgan Stanley yang dihelat pekan ini.

“Saya pikir kami masih baru memulai,” kata Neumann.

Sejak tahun lalu, Netflix cukup masif menyiapkan dana untuk pembuatan konten-kontennya.

Baca Juga :  Pakde Slamet: 10 Tahun Bersama Tukul Arwana, Ini Pelajaran Hidupnya!

Jumlah pendanaan tahun ini jelas meningkat karena untuk 2024 mereka menggelontorkan senilai 16,2 miliar dolar AS dan mengeksplorasi konten siaran langsung seperti “Monday Night Raw dari WWE”, acara bincang-bincang larut malam John Mulaney, dan pertandingan tinju langsung musim panas ini antara Katie Taylor dan Amanda Serrano.

“Kami melihat peluang untuk tumbuh di mana-mana,” kata Neumann.

Dengan dana yang dimilikinya sekarang, Netflix tidak lagi dalam mode menjaga operasional perusahaannya tapi ingin terus mengembangkan potensi yang saat ini tengah dimilikinya untuk mengekspansi bisnis.

Baca Juga :  PSYCHIC FEVER dan Album DIFFERENT: 10 Lagu, Satu Identitas

Neumann secara khusus menambahkan bahwa Netflix bertujuan untuk memberikan lebih banyak nilai hiburan untuk setiap pendanaan yang dikeluarkan pelanggan.

Dari sisi pelanggan, pada awal 2025 Netflix telah mengumumkan kenaikan harga lagi di beberapa negara, meski begitu jumlah pelanggannya meningkat menjadi 300 juta di awal tahun ini.

Layanan ini masih memiliki persaingan ketat dengan YouTube, yang telah mendominasi daftar layanan streaming yang paling banyak ditonton versi Nielsen selama dua tahun terakhir.

(Antara)( SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSYCHIC FEVER dan Album DIFFERENT: 10 Lagu, Satu Identitas
Pakde Slamet: 10 Tahun Bersama Tukul Arwana, Ini Pelajaran Hidupnya!
Gala Premiere Memburu Pemangsa, Horor Crime Action Tayang
Graduation BFBL Sidoarjo Batch 13 Angkat Karsa Nusantara
Eddie Karsito: Film Horor Indonesia Butuh Jalan Pulang
Anniversary ke-33 KGB Dorong Budaya Sepeda Sehat di Jakarta 2026
Komedian Temon Meninggal Dunia, Dunia Hiburan Indonesia Berduka
Teater Koma Pentaskan Rumah Sakit Jiwa dengan Tafsir Baru 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:32 WIB

PSYCHIC FEVER dan Album DIFFERENT: 10 Lagu, Satu Identitas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:07 WIB

Pakde Slamet: 10 Tahun Bersama Tukul Arwana, Ini Pelajaran Hidupnya!

Selasa, 22 September 2026 - 10:16 WIB

Gala Premiere Memburu Pemangsa, Horor Crime Action Tayang

Kamis, 17 September 2026 - 22:29 WIB

Graduation BFBL Sidoarjo Batch 13 Angkat Karsa Nusantara

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Eddie Karsito: Film Horor Indonesia Butuh Jalan Pulang

Berita Terbaru

Berita utama

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:10 WIB