
“Kami tidak ingin air sungai terus mengalir ke laut tanpa dimanfaatkan. Dengan dukungan TNI, pemerintah daerah, dan para petani, Kalimantan Utara siap menjadi lumbung padi baru yang mampu panen tiga kali setahun,” tegas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat meninjau langsung lokasi pertanian dan sistem irigasi bersama TNI dan tim teknis di Kaltara.
SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Kalimantan Utara bersiap menjadi lumbung padi nasional. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menargetkan panen tiga kali setahun dengan mengandalkan pembenahan sistem irigasi.
Optimalisasi Air Sungai
Pemerintah akan mengoptimalkan air sungai agar tidak lagi terbuang ke laut. Potensi air yang melimpah dinilai mampu menunjang produktivitas sawah secara berkelanjutan.
Dorongan Produktivitas Pertanian
Kementerian Pertanian mendorong peningkatan indeks pertanaman, pengembangan padi ladang, dan percepatan tanam dengan dukungan alsintan.
Tak hanya itu, pemerintah menjamin distribusi pupuk, benih, dan alsintan. Sebagai bentuk perlindungan, harga gabah ditetapkan sebesar Rp6.500/kg.
Sinergi Menuju Ketahanan Pangan
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, dukungan TNI/Polri, serta peran dunia usaha menjadi kunci terwujudnya Kaltara sebagai provinsi mandiri pangan. Nantinya, Kaltara juga ditargetkan menjadi pemasok beras bagi wilayah sekitar.
SupersemarNewsTeam
SanggaBuana
