“Tampak perbedaan jelas antara tampilan lama bertuliskan Rumah Sakit Umum Daerah Al Ihsan dan nama baru RSUD Welas Asih, yang resmi digunakan setelah Keputusan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada 19 Juni 2025.”
(Foto: Instagram @rsud.welasasih / YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)

SUPERSEMAR NEWS BOGORGubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi mengganti nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih, memicu perbincangan publik. Berikut sejarah, pendiri, dan alasan di balik perubahan ini.

Asal Usul dan Para Pendiri RS Al Ihsan

RSUD Al Ihsan awalnya berdiri pada 1993 atas inisiatif Yayasan Al Ihsan, yang dibentuk oleh enam tokoh Jawa Barat: H.M. Ukman Sutaryan, H.M.A. Sampoerna, H. Agus Muhyidin, K.H.R. Totoh Abdul Fatal, K.H. Ahmad Syahid, dan H.M. Soleh.

Peletakan batu pertama dilakukan pada 11 Maret 1993, dan operasional rumah sakit dimulai pada 12 November 1995, bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional.

Namun pada 2004, berdasarkan Putusan MA Nomor 372 K/Pid/2003, kepemilikan rumah sakit berpindah ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Statusnya berubah menjadi RSUD Provinsi pada 2008, lewat Perda Jabar No. 23/2008.

Perubahan Nama Jadi RSUD Welas Asih

Setelah 21 tahun, tepatnya 19 Juni 2025, nama rumah sakit berubah menjadi RSUD Welas Asih, sesuai Keputusan Gubernur Jabar Nomor 445 Tahun 2025. Rumah sakit ini kini dipimpin oleh dr. Deni Darmawan, MARS, eks Kepala Dinkes Purwakarta dan Plt RSUD Bayu Asih.

Melalui akun Instagram @rsud.welasasih, rumah sakit menyatakan bahwa transformasi nama membawa semangat kasih sayang dan spiritualitas.

Kontroversi dan Tanggapan Publik

Gubernur Dedi Mulyadi menilai “Welas Asih” lebih mencerminkan nilai Ar Rohman Ar Rohim, dibandingkan “Al Ihsan” yang dianggap berkaitan dengan barang bukti korupsi Yayasan Al Ihsan.

Meski demikian, banyak netizen menyuarakan penolakan terhadap perubahan ini. Dedi menyambut kritik tersebut dan menegaskan bahwa peningkatan layanan rumah sakit lebih penting daripada sekadar pergantian nama.

“Nama indah harus seiring dengan pelayanan yang berkualitas,” tegas Dedi.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana