Dari kiri : Kompol Gomos Simamora, S.H., M.H (Kasat Lantas Polres Jakarta Pusat),  Dr. dr. Fushen, M. H., M. M., FISQua ( Direktur Utama Rumah Sakit Husada) dan Radhito Risangadi, SH, M., RiskMgmt (Kepala Jasa Rahaja Kantor Utama DKI Jakarta),menerima penghargaan simbolis atas kolaborasi dalam Pelatihan PPGD antara Satlantas Jakarta Pusat, Jasa Raharja DKI Jakarta, dan RS Husada sebagai bentuk komitmen bersama meningkatkan penanganan darurat kecelakaan lalu lintas.

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta —
Untuk menekan jumlah korban kecelakaan, Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta berkolaborasi dengan RS Husada dan Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), Rabu (16/7). Kegiatan ini menyasar para pengemudi ojek online, petugas dinas perhubungan, dan personel lalu lintas.

Tujuan dan Dasar Hukum Pelatihan

Kegiatan ini merujuk pada Perpres No. 1 Tahun 2022 tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RUNK LLAJ), serta Permen Bappenas No. 12 Tahun 2024.

Radhito Risangadi, SH, M. RiskMgmt., Kepala Jasa Raharja Kantor Utama DKI Jakarta, membuka Pelatihan PPGD hasil kolaborasi Jasa Raharja, RS Husada, dan Satlantas Jakarta Pusat untuk meningkatkan penanganan korban kecelakaan lalu lintas.

Menurut Kepala Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta, Radito Risangadi, SH., M., RiskMgmt., kegiatan ini merupakan implementasi dari Pilar ke-5 RUNK LLAJ, yaitu penanganan korban kecelakaan, yang juga menjadi bagian dari program nasional Aksi Keselamatan Jalan.

“Dengan pelatihan ini, masyarakat dapat memberikan pertolongan awal yang tepat untuk mengurangi risiko kematian di jalan,” ujar Radhito Risangadi, SH., M., Riskmgmt.

Tingginya Angka Kecelakaan di DKI Jakarta

DKI Jakarta termasuk 10 besar provinsi dengan klaim santunan tertinggi. Pada 2024, Jasa Raharja menyalurkan santunan sebesar Rp102,8 miliar untuk korban meninggal dan luka-luka.

Hingga Juni 2025, total santunan sudah mencapai Rp50,3 miliar, mencakup 172 korban meninggal dan 3.090 luka-luka. Data ini menunjukkan urgensi peningkatan edukasi PPGD.

Dr. dr. Fushen, M.H., M.M., FISQua, Direktur Utama RS Husada, menyampaikan sambutan dalam Pelatihan PPGD hasil kolaborasi RS Husada, Jasa Raharja, dan Satlantas Jakarta Pusat untuk memperkuat kesiapan penanganan darurat kecelakaan lalu lintas.

Peserta dan Harapan ke Depan

Pelatihan diikuti oleh komunitas ojek online seperti Grab, Gojek, dan Maxim, serta personel Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Satgas Bina Marga Jakarta Pusat.

Kasat Lantas Polres Jakarta Pusat, Kompol Gomos Simamora, turut mendukung penuh kegiatan ini. Ia berharap edukasi ini bisa ditularkan ke masyarakat lebih luas.

Para peserta Pelatihan PPGD dari komunitas ojek online, Jasa Raharja, RS Husada, dan Satlantas Jakarta Pusat berfoto bersama sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas.

Rencana Lanjutan dan Pengembangan

Ke depan, pelatihan serupa akan dikembangkan untuk membantu polisi mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga penolong.

“Kalau masyarakat tahu tindakan awal yang tepat, nyawa bisa diselamatkan,” tegas Radhito Risangadi, SH., M., Riskmgmt.

Baca juga:

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana