Potret Marsma TNI Fajar Adriyanto, mantan Kadispen AU dan penerbang tempur F-16, yang gugur dalam kecelakaan pesawat latih di Ciampea, Bogor. Foto: Dok. TNI AU.

Marsma Fajar Gugur Usai Kecelakaan Pesawat Latih di Bogor

SUPERSEMAR NEWS – Mantan Kadispen TNI AU, Marsma TNI Fajar Adriyanto, gugur usai pesawat latih yang dikemudikannya jatuh di area pemakaman umum, Ciampea, Bogor, Minggu (3/8/2025).

Menurut Kadispen AU saat ini, Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tak tertolong.

“TNI AU menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini,” kata Suadnyana.

Profil Marsma TNI Fajar Adriyanto

Marsma Fajar adalah purnawirawan TNI AU yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI AU. Ia berasal dari Malang, Jawa Timur dan lulus dari Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1992.

Kemudian, ia menempuh pendidikan di Sekolah Penerbang (Sekbang) angkatan ke-48 pada 1995. Selama bertugas, ia dikenal sebagai penerbang tempur F-16 dengan call sign “Red Wolf”.

Kopilot Luka Parah, Dirawat Intensif

Dalam insiden tersebut, kopilot bernama Roni mengalami luka serius dan kini dirawat secara intensif di rumah sakit.

Hingga kini, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. TNI AU telah mengerahkan tim untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

Duka Mendalam dari TNI AU

Sebagai informasi, Marsma Fajar semasa aktif banyak terlibat dalam kegiatan komunikasi publik, terutama saat menjabat Kadispen AU.

SupesemarTeamNews
Reporter :
R/Rifay Marzuki
SanggaBuana.