Dalam kegiatan ini, para personel memberikan salam perpisahan secara langsung kepada kedua purnawirawan.

PULANG PISAU, Supersemar News – Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian dua perwira yang memasuki masa purnabakti, yakni AKP Purn. Nono Tarsono, S.Sos. dan AKP Purn. Daspin, S.E., Polres Pulang Pisau menggelar acara Ramah Tamah dan Tradisi Pedang Pora, Senin (04/8/2025).

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian Wisuda Purna Wirabakti, sebagai bentuk penghormatan dari keluarga besar Polres Pulang Pisau atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian kedua perwira selama puluhan tahun berdinas.

Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, acara diawali dengan pesan, kesan, dan pamitan yang disampaikan langsung oleh kedua wisudawan purnawirawan. Ucapan terima kasih dan permohonan maaf mereka disampaikan kepada seluruh anggota dan jajaran, sekaligus menjadi momen emosional perpisahan.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., yang mengungkapkan rasa bangga dan hormat atas pengabdian kedua perwira tersebut.

“Terima kasih atas pengabdian dan keteladanan yang telah diberikan selama ini. Acara ini adalah penghargaan tulus dari seluruh jajaran kepada AKP Purn. Nono Tarsono dan AKP Purn. Daspin, yang telah menyelesaikan tugasnya secara paripurna. Semoga tetap menjadi inspirasi bagi kami yang masih berdinas,” ujar Kapolres dalam sambutannya.

Sebagai bentuk penghargaan simbolik, dilakukan juga penyerahan cinderamata kepada kedua perwira dan istri masing-masing. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh personel, keluarga besar Polres, serta Bhayangkari Cabang Pulang Pisau.

Tak berhenti sampai di situ, prosesi dilanjutkan dengan Tradisi Pedang Pora, sebagai simbol kehormatan terakhir melepas purnawirawan. Prosesi ini diawali dengan pengalungan bunga oleh Kapolres Pulang Pisau kepada AKP Purn. Nono Tarsono dan AKP Purn. Daspin, serta pemberian buket bunga kepada Ny. Yulia Nono Tarsono dan Ny. Siti Daspin, S.E. oleh Ketua Bhayangkari Cabang Pulang Pisau.

Dengan iringan puisi yang dibacakan selama pedang pora, para personel memberikan salam perpisahan secara langsung kepada kedua purnawirawan, menandai berakhirnya masa dinas dan dimulainya babak baru dalam kehidupan mereka sebagai bagian dari keluarga besar Purnawirawan Polri, tutupnya.

(Fauji)