
Titik penutupan jalan dimulai dari depan Gerbang Perumahan Golden Diamond Grogol, sebagaimana terlihat pada gambar di atas, menjadi lokasi utama proyek pembangunan jalan oleh Dinas PUPR Kota Depok.
JALAN RAYA GROGOL DITUTUP SEMENTARA HINGGA 13 SEPTEMBER 2025
SUPERSEMAR NEWS – Pemerintah Kota Depok resmi menutup Jalan Raya Grogol mulai 5 Agustus hingga 13 September 2025. Penutupan ini dilakukan seiring pelaksanaan proyek pembangunan turap dan ruas jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok sebagai bagian dari lanjutan konstruksi Jalan Raya Krukut.
Warga Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Lurah Grogol, Kecamatan Limo, Boni Sobari Kusumah, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan resmi dari Dinas PUPR. Ia mengimbau warga dan pengguna jalan agar mulai menyesuaikan diri dengan rute alternatif yang telah disediakan.
“Kami berkewajiban melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menghindari titik konstruksi dan memaksimalkan jalan alternatif yang disediakan selama proses pengerjaan,” ujar Boni, Senin (5/8/2025).
Adapun jalur alternatif utama yang disarankan meliputi:
- Jalan Cemara (depan Alfamidi Grogol) → Kampung Rawakalong (RW 09 & 10) → Vila Mutiara (RW 11) → keluar ke Jalan Raya Krukut.
- Dari arah Cinere atau Limo → Jalan Pulo Mangga → Jalan Raya Pendowo.
- Dari Krukut menuju Mampang maupun sebaliknya dapat melalui Kampung Rawakalong.
- Pengerjaan dari Klinik Kita ke Golden Diamond
Pengerjaan dari Klinik Kita ke Golden Diamond
Penutupan jalan dimulai dari depan Klinik Kita hingga Gerbang Perumahan Golden Diamond Grogol, menandai area inti dari pelaksanaan proyek.
Camat Limo Imbau Semua Pihak Bantu Sosialisasi
Sementara itu, Camat Limo, Sudadih, turut meminta aparat kelurahan dan stakeholder di wilayah Grogol dan Krukut untuk menyebarluaskan informasi ini kepada masyarakat.
“Kami berharap semua warga bisa berperan aktif menyosialisasikan rencana ini. Semakin banyak yang tahu, maka potensi kemacetan dan kebingungan dapat kita minimalisir,” jelas Sudadih.
Penyesuaian Aktivitas Warga
Pemerintah juga mengimbau pengguna jalan untuk mengatur waktu tempuh dan menyesuaikan rute harian. Diharapkan, koordinasi ini dapat mempercepat penyelesaian proyek tanpa mengganggu mobilitas warga secara signifikan.
Reporter: R/Rifay Marzuki
SanggaBuana
