Bupati Pati Sudewo Terseret Kasus Suap Proyek Jalur Kereta Api

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 16:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan pers terkait kasus dugaan suap proyek jalur kereta api.

SUPERSEMAR NEWS – Bupati Pati Sudewo tak hanya menghadapi desakan mundur dari masyarakat, tetapi juga terseret dalam kasus dugaan korupsi suap proyek pembangunan jalur kereta api.

KPK Konfirmasi Nama Sudewo Masuk Radar Penyidikan

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa nama Sudewo, yang saat itu menjabat sebagai anggota DPR RI, masuk dalam penyidikan kasus di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

“Benar saudara SDW (Sudewo) merupakan salah satu pihak yang diduga menerima aliran commitment fee terkait proyek jalur kereta,” kata Budi saat ditemui di Gedung KPK, Rabu (13/8/2025).

Baca Juga :  Graduation BFBL Sidoarjo Batch 13 Angkat Karsa Nusantara

Keterangan ini muncul bersamaan dengan penahanan Risna Sutriyanto, seorang ASN di Kementerian Perhubungan yang menjadi tersangka kasus yang sama.

Kasus Sudewo Pernah Terungkap di Persidangan

Keterlibatan Sudewo bukan kali pertama mencuat. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang pada November 2023, terungkap bahwa KPK menyita uang Rp 3 miliar dari kediaman Sudewo.

Saat itu, Sudewo mengklaim uang tersebut berasal dari gaji sebagai anggota dewan dan hasil usaha pribadinya.

Baca Juga :  5 Kodam Baru Akan Diresmikan pada Puncak HUT ke-81 TNI

Warga Pati Terus Desak Sudewo Mundur

Sementara itu, gelombang protes warga Pati terus berlanjut. Pada Rabu (13/8/2025), demonstrasi di depan kantor bupati berlangsung ricuh.
Aksi ini dipicu oleh kebijakan Sudewo yang sempat menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Meski Sudewo telah meminta maaf dan membatalkan kebijakan tersebut, warga tetap bersikeras agar dirinya mundur dari jabatan bupati.

KPK menegaskan akan terus menelusuri fakta persidangan dan memproses pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi ini.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Berita Terbaru