Terjemahan Al-Qur’an Bahasa Betawi Diapresiasi FBR

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 07:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Imam Besar FBR Apresiasi Terjemahan Al-Qur’an ke Bahasa Betawi

SUPERSEMAR NEWS – JAKARTA – Kolaborasi antara Puslitbang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi (LKKMO) Kementerian Agama RI dan Pusat Studi Betawi (PSB) UIN Jakarta membuahkan hasil penting bagi pelestarian budaya lokal. Proyek penerjemahan Al-Qur’an ke dalam Bahasa Betawi menjadi langkah nyata dalam mengakui eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan nasional.

Pengakuan terhadap Eksistensi Bahasa Betawi

Imam Besar Forum Betawi Rempug (FBR), KH Lutfi Hakim, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah penerjemahan ini.
Menurutnya, “Upaya ini merupakan bentuk pengakuan terhadap eksistensi Bahasa Betawi sebagai bahasa penutur keempat terbesar yang digunakan masyarakat Indonesia,” ujarnya saat menghadiri Fullboard Meeting Pembahasan Hasil Terjemahan yang digelar pada 10–12 Juli lalu.

Baca Juga :  Rumah Dinas TNI di Gatot Subroto Palangka Raya Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kick off yang dilakukan pada bulan Ramadhan 1445 H. Program ini juga memperkuat komitmen Kementerian Agama dalam memperluas akses masyarakat terhadap pemahaman Al-Qur’an dalam bahasa daerah.

Penerjemahan Sejalan dengan Aspirasi Masyarakat Betawi

Lebih lanjut, Kyai Lutfi Hakim yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Seni dan Budaya MUI DKI Jakarta menegaskan bahwa penerjemahan ini selaras dengan aspirasi masyarakat Betawi dalam melestarikan bahasa dan identitas kulturalnya.

Baca Juga :  Mandat BI Makin Luas, Destry: Kami Bukan di Menara Gading

“Ini merupakan kerja ibadah, yang dengannya terjemahan ini bisa lebih mendekatkan Al-Qur’an kepada masyarakat penutur bahasa Betawi, sehingga dapat menambah khazanah pengetahuan mereka,” tutur Kyai Lutfi.

Harapan Dukungan dari Pemerintah Daerah

Sebagai penutup, KH Lutfi berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut serta mendukung penyebaran terjemahan ini.
“Saya berharap Pemda Jakarta mengalokasikan anggaran khusus untuk menggandakannya agar bisa dinikmati oleh orang banyak,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkaya literasi keagamaan, tetapi juga memperkuat posisi Bahasa Betawi sebagai warisan budaya yang hidup dan relevan di tengah masyarakat modern.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis
PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat
Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka
Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan
Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi
Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu
Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba
Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Eks Golden Sampit, 31 Orang Diamankan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:00 WIB

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 23:51 WIB

PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka

Kamis, 5 November 2026 - 23:19 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan

Kamis, 5 November 2026 - 23:04 WIB

Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu

Berita Terbaru